Aplikasi Tipuan Berisi Malware Ancam Pemain Minecraft

Selasa, 01 Desember 2020 - 21:42 WIB
loading...
Aplikasi Tipuan Berisi...
Perusahaan keamanan siber, Kaspersky Labs, menemukan malware yang menyusup dan mengancam pemain Minecraft melalui smartphone. Foto/Ist
A A A
MOUNTAIN VIEW - Bagi kalangan gamer usia anak-anak, Minecraft merupakan salah satu game favorit yang asyik untuk dimainkan. Namun, popularitas Minecraft juga tak lolos dari serangan kejahatan. (Baca juga: Infeksi Jutaan Ponsel, Buruan Copot 17 Aplikasi Berbahaya Penyebar Malware Ini )

Kali ini, perusahaan keamanan siber, Kaspersky Labs, menemukan malware yang menyusup dan mengancam pemain Minecraft melalui smartphone. Ada lebih dari 20 aplikasi jahat di Android, yang menyaru sebagai modpack Minecraft.

Kendati demikian, Google tak tinggal diam. Sebagian besar aplikasi palsu di Play Store sudah diberantas, walaupun masih ada beberapa aplikasi jahat yang tetap bertahan.

Bahkan, melansir dari PCMag, Selasa (1/12/2020), aplikasi tipuan yang berpura-pura menjadi modpacks Minecraft itu sudah cukup populer. Jumlah unduhannya bervariatif, mulai dari 500 ribu hingga 1 juta pengunduh.

Lima aplikasi jahat itu di antaranya adalah Zone Modding Minecraft, Textures for Minecraft ACPE, Seeded for Minecraft ACPE, Mods for Minecraft ACPE, dan Darcy Minecraft Mod. Tetapi setelah di-install, tidak ada mod yang terpasang di perangkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Iran Gempur Pusat Data...
Iran Gempur Pusat Data Amazon dan Oracle, Google dan YouTube Selanjutnya
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Dorong Literasi AI,...
Dorong Literasi AI, Google Indonesia Lantik 2.000 Student Ambassadors
Menkomdigi: Meta Patuh...
Menkomdigi: Meta Patuh terhadap PP Tunas, Google Dapat Surat Teguran
Rekomendasi
OSN 2026 Diikuti 941.692...
OSN 2026 Diikuti 941.692 Peserta, Kemendikdasmen Tegaskan Integritas dan Transparansi
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved