Chang'e 5 Masuki Orbit Bulan, China Segera Ciptakan Sejarah Luar Angkasa

Minggu, 29 November 2020 - 21:22 WIB
loading...
A A A
Selama perjalanannya ke Bulan, para penggemar radio telah melacak pesawat ruang angkasa, dan bahkan berhasil memecahkan kode data yang dikirim kembali ke Bumi, mengungkapkan rekaman yang menunjukkan sinar Matahari bersinar di panel surya.

Dalam waktu dekat pendarat misi akan terpisah dari pengorbit Chang'e 5 dan berusaha untuk mendarat di dekat Mons Rümker di belahan barat Bulan. China belum merilis waktu dan tanggal untuk upaya pendaratan, tapi pencahayaan dari Matahari di atas pendaratan yang ditentukan akan memungkinkan upaya pendaratan paling cepat hari ini.

Mons Rümker adalah puncak dengan dataran vulkanik besar Oceanus Procellarum ("Ocean of Storms"). Beberapa area di sekitar situs diyakini oleh para ilmuwan terbuat dari batuan yang berusia lebih dari 1 miliar tahun.

Diperkirakan daerah-daerah ini diciptakan oleh vulkanisme geologis baru-baru ini. Dengan demikian menunjukkan lebih sedikit kawah daripada daerah yang lebih tua. Sebaliknya, sampel yang dikumpulkan oleh misi Apollo AS dan Soviet Luna semuanya berusia lebih dari 3 miliar tahun.

Pendarat dilengkapi dengan bor dan sendok. Bersama-sama mereka akan mengumpulkan sekitar 2 kilogram material bulan yang akan ditempatkan dalam sebuah kontainer di atas kendaraan pendarat di atas pendarat. Sekitar dua hari setelah pendaratan, kendaraan pendakian akan lepas landas dan berusaha bertemu dan berlabuh dengan modul pengorbit menunggu di orbit Bulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Jejak Molekuler Aneh...
Jejak Molekuler Aneh Ungkap Petunjuk tentang Kehidupan di Luar Angkasa
3 Astronot Terjebak...
3 Astronot Terjebak di Stasiun Luar Angkasa, China Luncurkan Misi Penyelamatan
Meteor Cirebon Jadi...
Meteor Cirebon Jadi Alarm Bahaya, Fisikawan IPB Ungkap Ancaman Asteroid hingga Badai Matahari
Errol Musk: Rusia Punya...
Errol Musk: Rusia Punya Roket Luar Angkasa Berkualitas Sangat Baik
Rekomendasi
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
5 Alasan China Mampu...
5 Alasan China Mampu Akhiri Dominasi Kapal Induk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved