Program Jodoh-jodohan Bisnis Gairahkan Kembali Industri Manufaktur Indonesia
Minggu, 29 November 2020 - 16:31 WIB
loading...
A
A
A
Ben Wong menjelaskan, program hybrid Pamerindo diimplementasikan melalui platform Business Meeting dan Digital Showroom yang didukung smart environment menggunakan teknologi Artificial Intelligence. Para peserta program dapat secara otomatis ‘dijodohkan’ dengan calon potensi klien dengan berbagai latar belakang kebutuhan.
"Pada Manufacturing Indonesia Digital Showroom 2020 ini, para pengunjung pun berkesempatan untuk mendapatkan beragam paket spesial dan penawaran terbaik dari perusahaan produsen dan jasa terkemuka di industri ini," tuturnya.
Lebih lanjut Ben mengutarakan, Pamerindo optimistis program ini akan meningkatkan produktivitas seluruh pelaku industri dan profesional bisnis di industri manufaktur, serta mendorong keberlanjutan proses produksi dan distribusi. Sekaligus menggairahkan kembali industri manufaktur Indonesia yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia.
Untuk itulah, Pamerindo memilih untuk berperan aktif dengan menghadirkan solusi inovatif dalam peta jalan making Indonesia 4.0 yang bertujuan untuk merevitalisasi sektor manufaktur agar Indonesia berdaya saing lebih secara global di era industri 4.0. “Dengan kegiatan pertemuan digital ini, Pamerindo berharap dapat mendukung Indonesia dalam menggeser kedudukan ekonominya yang berbasis konsumsi menjadi berbasis manufaktur," papar Ben Wong.
Program hybrid Manufacturing Indonesia Digital Showroom yang juga menjadi salah satu pilot project dari kegiatan digital Pamerindo ini didukung oleh para pemain kunci. Di antaranya, DMG Mori Indonesia, First Machinery, Hentraco, Jaya Metal Teknika, Kanematsu KGK Indonesia, Mitsubishi Electric Indonesia, Mommentum Djaja, Nikon Indonesia, Okuma Indonesia, Riyadi Putra Makmur, Showa Autoparts Indonesia, SMC Automation Indonesia, SSI Schafer, Sugino Machine Indonesia, Takamaz Indonesia, dan masih banyak lagi.
"Pada Manufacturing Indonesia Digital Showroom 2020 ini, para pengunjung pun berkesempatan untuk mendapatkan beragam paket spesial dan penawaran terbaik dari perusahaan produsen dan jasa terkemuka di industri ini," tuturnya.
Lebih lanjut Ben mengutarakan, Pamerindo optimistis program ini akan meningkatkan produktivitas seluruh pelaku industri dan profesional bisnis di industri manufaktur, serta mendorong keberlanjutan proses produksi dan distribusi. Sekaligus menggairahkan kembali industri manufaktur Indonesia yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia.
Untuk itulah, Pamerindo memilih untuk berperan aktif dengan menghadirkan solusi inovatif dalam peta jalan making Indonesia 4.0 yang bertujuan untuk merevitalisasi sektor manufaktur agar Indonesia berdaya saing lebih secara global di era industri 4.0. “Dengan kegiatan pertemuan digital ini, Pamerindo berharap dapat mendukung Indonesia dalam menggeser kedudukan ekonominya yang berbasis konsumsi menjadi berbasis manufaktur," papar Ben Wong.
Program hybrid Manufacturing Indonesia Digital Showroom yang juga menjadi salah satu pilot project dari kegiatan digital Pamerindo ini didukung oleh para pemain kunci. Di antaranya, DMG Mori Indonesia, First Machinery, Hentraco, Jaya Metal Teknika, Kanematsu KGK Indonesia, Mitsubishi Electric Indonesia, Mommentum Djaja, Nikon Indonesia, Okuma Indonesia, Riyadi Putra Makmur, Showa Autoparts Indonesia, SMC Automation Indonesia, SSI Schafer, Sugino Machine Indonesia, Takamaz Indonesia, dan masih banyak lagi.
Lihat Juga :