Program Jodoh-jodohan Bisnis Gairahkan Kembali Industri Manufaktur Indonesia
Minggu, 29 November 2020 - 16:31 WIB
loading...
PT Pamerindo Indonesia menghadirkan Manufacturing Indonesia Digital Showroom yang akan dilaksanakan pada 2-4 Desember 2020. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Setelah sukses menggelar program hybrid perdananya bertajuk ‘ Program Jodoh-jodohan Bisnis ’ pada pekan lalu, PT Pamerindo Indonesia segera hadirkan Manufacturing Indonesia Digital Showroom yang akan dilaksanakan pada 2-4 Desember 2020. (Baca juga: Di tengah Pandemi, Industri Manufaktur tetap Jadi Incaran Investor )
Program menghadirkan lebih dari 50 peserta pameran dan 100 solusi teknologi dan produk inovatif, serta berbagai informasi terkini seputar tren, tantangan, dan peluang industri manufaktur .
Seperti yang kita ketahui bersama, dampak pandemi COVID-19 begitu mengguncang perekonomian dunia tak terkecuali Indonesia, sehingga tidak terelakan masuk ke dalam kondisi resesi pada kuartal IV tahun 2020. Penurunan signifikan kegiatan ekonomi yang berlangsung selama berbulan-bulan, menuntut kita untuk mengambil langkah-langkah strategis agar segera bisa terlepas dari resesi.
"Industri sektor pengolahan bahan mentah ke barang jadi membutuhkan dukungan dari hulu ke hilir mulai dari tenaga terlatih, mesin dan peralatan, hingga proses bahan-bahan kimia. Berbagai kebutuhan ini sebelumnya dapat dipenuhi secara langsung melalui pameran dagang manufaktur yang kami selenggarakan secara offline, namun semenjak pandemi hal tersebut belum bisa dilakukan," kata Country General Manager PT Pamerindo Indonesia, Ben Wong.
Oleh karenanya, sambung dia, dirinya berinisiatif menghadirkan Manufacturing Indonesia Digital Showroom dalam rangka memenuhi permintaan dan kebutuhan tersebut. "Kami di Pamerindo berharap program online ini akan memudahkan dan menghadirkan kenyamanan bagi seluruh partisipan untuk mendapatkan berbagai informasi dan solusi yang dibutuhkan,” ujarnya.
Program menghadirkan lebih dari 50 peserta pameran dan 100 solusi teknologi dan produk inovatif, serta berbagai informasi terkini seputar tren, tantangan, dan peluang industri manufaktur .
Seperti yang kita ketahui bersama, dampak pandemi COVID-19 begitu mengguncang perekonomian dunia tak terkecuali Indonesia, sehingga tidak terelakan masuk ke dalam kondisi resesi pada kuartal IV tahun 2020. Penurunan signifikan kegiatan ekonomi yang berlangsung selama berbulan-bulan, menuntut kita untuk mengambil langkah-langkah strategis agar segera bisa terlepas dari resesi.
"Industri sektor pengolahan bahan mentah ke barang jadi membutuhkan dukungan dari hulu ke hilir mulai dari tenaga terlatih, mesin dan peralatan, hingga proses bahan-bahan kimia. Berbagai kebutuhan ini sebelumnya dapat dipenuhi secara langsung melalui pameran dagang manufaktur yang kami selenggarakan secara offline, namun semenjak pandemi hal tersebut belum bisa dilakukan," kata Country General Manager PT Pamerindo Indonesia, Ben Wong.
Oleh karenanya, sambung dia, dirinya berinisiatif menghadirkan Manufacturing Indonesia Digital Showroom dalam rangka memenuhi permintaan dan kebutuhan tersebut. "Kami di Pamerindo berharap program online ini akan memudahkan dan menghadirkan kenyamanan bagi seluruh partisipan untuk mendapatkan berbagai informasi dan solusi yang dibutuhkan,” ujarnya.
Lihat Juga :