CIA Pernah Ingin Gunakan Petir Sebagai Senjata Pembunuh
Sabtu, 28 November 2020 - 19:11 WIB
loading...
Penggunaan petir sebagai senjata mematikan dianggap menguntungkan karena tidak meninggalkan jejak dan biaya yang murah. Foto / IST
A
A
A
JAKARTA - Dalam mitologi Yunani, Zeus menggunakan petir sebagai senjata pamungkas.Di Indonesia ada tokoh rekaan bernama Gundala yang menggunakan petir sebagai senjatanya. Di dunia nyata, Central Intelligence Agency (CIA) dari Amerika Serikat ternyata punya keinginan yang sama menggunakan petir sebagai senjata mematikan.
Forbes mengungkapkan rencana penggunaan itu mencuat pada 1967. Saat itu sekelompok peneliti yang ada di CIA mengajukan rencana ke Research Special Activities CIA untuk menggunakan petir sebagai senjata pembunuh. (Baca juga : Eks Bos CIA: Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran Kriminal, Bisa Picu Konflik Wilayah )
Nama-nama peneliti itu memang dihapus dalam dokumen yang dilaporkan ke CIA. Hanya saja dari notulen yang ada di dokumen kuat terasa kalau CIA memang mempertimbangkan rencana tersebut.
Dalam dokumen itu disebutkan sambaran petir bermula dari suatu lidah petir (stepped leader). Lidah petir itu memberikan jejak yang akan diikuti oleh petir. Saat lidah petir menyentuh objek di saat yang bersamaan terbentuk sirkuit dimana bentuk sempurna petir terjadi dan langsung mengeluarkan aliran listrik berkekuatan 300 juta volt.
Para peneliti itu, dalam dokumen CIA mengklaim telah berhasil membuat lidah petir buatan dari kabel yang ukurannya sangat halus. Nantinya kabel itu melalui peluru kendali hingga parasut pesawat. Nantinya petir akan mengikuti lidah petir yang memang sebelumnya telah ditetapkan di objek yang diinginkan oleh CIA.
Forbes mengungkapkan rencana penggunaan itu mencuat pada 1967. Saat itu sekelompok peneliti yang ada di CIA mengajukan rencana ke Research Special Activities CIA untuk menggunakan petir sebagai senjata pembunuh. (Baca juga : Eks Bos CIA: Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran Kriminal, Bisa Picu Konflik Wilayah )
Nama-nama peneliti itu memang dihapus dalam dokumen yang dilaporkan ke CIA. Hanya saja dari notulen yang ada di dokumen kuat terasa kalau CIA memang mempertimbangkan rencana tersebut.
Dalam dokumen itu disebutkan sambaran petir bermula dari suatu lidah petir (stepped leader). Lidah petir itu memberikan jejak yang akan diikuti oleh petir. Saat lidah petir menyentuh objek di saat yang bersamaan terbentuk sirkuit dimana bentuk sempurna petir terjadi dan langsung mengeluarkan aliran listrik berkekuatan 300 juta volt.
Para peneliti itu, dalam dokumen CIA mengklaim telah berhasil membuat lidah petir buatan dari kabel yang ukurannya sangat halus. Nantinya kabel itu melalui peluru kendali hingga parasut pesawat. Nantinya petir akan mengikuti lidah petir yang memang sebelumnya telah ditetapkan di objek yang diinginkan oleh CIA.
Lihat Juga :