Adopsi Industri 4.0, Pabrik Cat Mowilex Dilengkapi Human Machine Interface
Sabtu, 28 November 2020 - 10:07 WIB
loading...
A
A
A
Pabrik ini dilengkapi teknologi mesin HMI (human machine interface) dan otomatisasi lainnya yang memadukan komposisi otomatisasi dan manusia. Hal ini berbeda dengan pabrik lamanya, yang banyak dikerjakan secara manual. Pabrik yang berkonsep ramah lingkungan ini juga banyak menggunakan teknologi, di antaranya mesin pengolahan limbah terkini.
![Adopsi Industri 4.0, Pabrik Cat Mowilex Dilengkapi Human Machine Interface]()
"Bisa dibilang selangkah lagi kami menuju Revolusi Industri 4.0 karena pabrik ini sudah banyak yang otonom," timpal Agung Sugihartono, Manajer Produksi Mowilex Indonesia.
Agung mengungkapkan, desain pabrik terbaru Mowilex juga ikonik. Karena tidak terlihat seperti pabrik, melainkan sebuah mal megah dan futuristik. Pabrik ini selain akan memiliki ruang perkantoran, juga dilengkapi fasilitas kebugaran.
Bicara kompetisi pada industri cat di Indonesia, Niko menjelaskan, Mowilex terus terpacu untuk berinovasi. “Seharusnya perusahaan yang baik itu suka dengan kompetisi karena membuat perusahaan tersebut berusaha lebih baik lagi dan ini tentu akan menguntungkan konsumen,” tutur Niko.
Mowilex juga turut terdampak atas pandemik, terutama di awal fase pembatasan sosial. Praktik menjaga jarak memengaruhi proses produksi dan distribusi. “Tapi kesehatan dan keselamatan karyawan kami adalah hal yang paling penting. Serta sikap tetap optimistis kami pada Indonesia sangat besar,” tandas Niko.
![Adopsi Industri 4.0, Pabrik Cat Mowilex Dilengkapi Human Machine Interface]()
Direktur Keuangan, PT Mowilex Indonesia Esther Sugiono, menjelaskan, sebagai perusahaan cat pertama yang berbasis air sejak awal operasinya dan perusahaan manufaktur pertama yang memiliki sertifikasi karbon netral, Mowilex tetap melanjutkan pembangunan di tengah pandemi. Sebab sejumlah pertimbangan yakni sektor konstruksi merupakan pendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan kontribusi 10% terhadap produk domestik bruto (PDB) negara ini.
"Meski pertumbuhan kuartal I-2020 menurun, tapi kita cukup beruntung dengan beragam rencana pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah,” kata Esther. (Baca juga: Pakai Teknologi Canggih, Vaksin Moderna Dirancang Hanya 2 Hari )

"Bisa dibilang selangkah lagi kami menuju Revolusi Industri 4.0 karena pabrik ini sudah banyak yang otonom," timpal Agung Sugihartono, Manajer Produksi Mowilex Indonesia.
Agung mengungkapkan, desain pabrik terbaru Mowilex juga ikonik. Karena tidak terlihat seperti pabrik, melainkan sebuah mal megah dan futuristik. Pabrik ini selain akan memiliki ruang perkantoran, juga dilengkapi fasilitas kebugaran.
Bicara kompetisi pada industri cat di Indonesia, Niko menjelaskan, Mowilex terus terpacu untuk berinovasi. “Seharusnya perusahaan yang baik itu suka dengan kompetisi karena membuat perusahaan tersebut berusaha lebih baik lagi dan ini tentu akan menguntungkan konsumen,” tutur Niko.
Mowilex juga turut terdampak atas pandemik, terutama di awal fase pembatasan sosial. Praktik menjaga jarak memengaruhi proses produksi dan distribusi. “Tapi kesehatan dan keselamatan karyawan kami adalah hal yang paling penting. Serta sikap tetap optimistis kami pada Indonesia sangat besar,” tandas Niko.

Direktur Keuangan, PT Mowilex Indonesia Esther Sugiono, menjelaskan, sebagai perusahaan cat pertama yang berbasis air sejak awal operasinya dan perusahaan manufaktur pertama yang memiliki sertifikasi karbon netral, Mowilex tetap melanjutkan pembangunan di tengah pandemi. Sebab sejumlah pertimbangan yakni sektor konstruksi merupakan pendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan kontribusi 10% terhadap produk domestik bruto (PDB) negara ini.
"Meski pertumbuhan kuartal I-2020 menurun, tapi kita cukup beruntung dengan beragam rencana pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah,” kata Esther. (Baca juga: Pakai Teknologi Canggih, Vaksin Moderna Dirancang Hanya 2 Hari )
(iqb)
Lihat Juga :