Sulap Mobil Bensin Jadi Mobil Listrik
Sabtu, 28 November 2020 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
Classic Minis juga membutuhkan baterai dan konventer AC-DC sebagai pengisi daya. Setiap konverter dijual terpisah dengan harga sekitar 16.000 poundsterling dan 1.950 poundsterling. Swindon Powertrain baru merancang sistem konversi secara khusus dengan ruang mesin Mini. Rancangan ini bukan sepenuhnya hanya dapat digunakan pada Mini tapi masih dalam proses pengembangan agar dapat digunakan pada mobil klasik lainnya.
Perkembangan itu terjadi hanya seminggu setelah pemerintah Inggris mengumumkan bahwa penjualan kendaraan diesel dan bensin baru akan dilarang mulai tahun 2030 dan seterusnya. Ini menjadi dasar bagi para ahli mesin untuk mengubah kendaraan lama agar tetap dapat digunakan di jalan.
Para ahli percaya bahwa semua mobil bekas dan kendaraan klasik akan berakhir di jalan raya dalam waktu yang tidak terlalu lama, secara metaforis. Namun, masih ada harapan bagi pencinta mobil klasik dengan bantuan teknologi yang mampu mengikuti perkembangan zaman. (Baca juga: Fungsi Minyak Zaitun untuk Kesehatan)
Kit konversi diharapkan dapat membantu semua pemilik Mini klasik untuk terus mengendarai mobil kesayangannya. Mereka akan datang dengan cara baru yang ramah lingkungan pada masa mendatang. Kit konversi bekerja melalui penggantian mesin Mini standar dengan motor bertenaga listrik dan gearbox. Motor dipasang pada subframe yang berada di sasis.
Perusahaan Swindon Powertrain membuat tenaga listrik berasal dari baterai 12kWhr yang ditempatkan di atas motor. Baterai akan memberikan jarak tempuh mobil hingga 201 km dalam sekali pengisian dan membutuhkan waktu 5 jam dalam mengisi penuh baterai.
Arus searah yang disuplai baterai dialirkan melalui konverter AC-DC. Selanjutnya arus listrik memasok energi ke roda depan untuk menggerakkan mobil. “Ini adalah sistem yang pada dasarnya menggantikan mesin bensin di Mini dan membuatnya sepenuhnya bertenaga listrik,” kata Direktur Pelaksana Swindon Powertrain Raphael Caille, dikutip dari Dailymail. (Baca juga: Indonesia Ajak ASEAN Kerja Sama Tanggulangi Covid-19)
Perkembangan itu terjadi hanya seminggu setelah pemerintah Inggris mengumumkan bahwa penjualan kendaraan diesel dan bensin baru akan dilarang mulai tahun 2030 dan seterusnya. Ini menjadi dasar bagi para ahli mesin untuk mengubah kendaraan lama agar tetap dapat digunakan di jalan.
Para ahli percaya bahwa semua mobil bekas dan kendaraan klasik akan berakhir di jalan raya dalam waktu yang tidak terlalu lama, secara metaforis. Namun, masih ada harapan bagi pencinta mobil klasik dengan bantuan teknologi yang mampu mengikuti perkembangan zaman. (Baca juga: Fungsi Minyak Zaitun untuk Kesehatan)
Kit konversi diharapkan dapat membantu semua pemilik Mini klasik untuk terus mengendarai mobil kesayangannya. Mereka akan datang dengan cara baru yang ramah lingkungan pada masa mendatang. Kit konversi bekerja melalui penggantian mesin Mini standar dengan motor bertenaga listrik dan gearbox. Motor dipasang pada subframe yang berada di sasis.
Perusahaan Swindon Powertrain membuat tenaga listrik berasal dari baterai 12kWhr yang ditempatkan di atas motor. Baterai akan memberikan jarak tempuh mobil hingga 201 km dalam sekali pengisian dan membutuhkan waktu 5 jam dalam mengisi penuh baterai.
Arus searah yang disuplai baterai dialirkan melalui konverter AC-DC. Selanjutnya arus listrik memasok energi ke roda depan untuk menggerakkan mobil. “Ini adalah sistem yang pada dasarnya menggantikan mesin bensin di Mini dan membuatnya sepenuhnya bertenaga listrik,” kata Direktur Pelaksana Swindon Powertrain Raphael Caille, dikutip dari Dailymail. (Baca juga: Indonesia Ajak ASEAN Kerja Sama Tanggulangi Covid-19)
Lihat Juga :