Data Bocor, Spotify Setel Ulang 350.000 Kata Sandi Akun Pengguna

Rabu, 25 November 2020 - 22:01 WIB
loading...
Data Bocor, Spotify...
Sebanyak 72 GB data bocor sehingga berpotensi digunakan untuk membajak akun Spotify yang menggunakan kata sandi sama dengan layanan lain. Foto/GSM Arena
A A A
JAKARTA - Peneliti keamanan , Noam Rotem dan Ran Locar, telah menemukan database sebanyak 72 GB yang tidak terenkripsi secara online. ZDNet melaporkan, data tersebut berisi lebih dari 380 juta kata sandi online. (Baca juga: Arcandra Tahar Bongkar Rahasia Sukses Gojek, Facebook, Tesla, Spotify, dan Alibaba )

Noam Rotem dan Ran Locar menemukan database selama proyek pemetaan web. Setelah menyelidiki situasi tersebut, keduanya menemukan bahwa pelanggaran tersebut berisi kredensial login dan data pengguna lain yang sedang divalidasi terhadap layanan Spotify .

Asal-usul catatan kata sandi tidak diketahui tetapi Rotem dan Locar berpikir bahwa database dikompilasi dari sumber yang berbeda, termasuk data dump yang dicuri. Data yang bocor berpotensi digunakan untuk membajak akun Spotify yang menggunakan kata sandi yang sama dengan layanan lain. Serangan itu disebut "penjejalan kredensial".

"Kredensial ini kemungkinan besar diperoleh secara ilegal atau berpotensi bocor dari sumber lain yang digunakan kembali untuk serangan penjejalan kredensial terhadap Spotify," kata Rotem dan Locar.

Masalah ini ditemukan pada musim panas dan segera dilaporkan ke Spotify. Layanan streaming musik kemudian itu memulai penyetelan ulang sandi ke lebih dari 350.000 akun untuk mengurangi risiko akun disusupi dan/atau dibajak.

Laman GSM Arena mengutarakan, tampaknya masalah telah teratasi sekarang tanpa dampak berkelanjutan. Tetapi kebocoran semacam itu mengingatkan kita sekali lagi untuk tidak menggunakan kata sandi yang sama dengan layanan yang berbeda di web. (Baca juga: Sudah Diresmikan, tapi Galaxy A12 dan A02s Baru Muncul di Januari dan Februari 2021 )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
18 Juta Serangan Siber...
18 Juta Serangan Siber Mengguncang Asia Tenggara, Indonesia Diserang 3 Juta Kali
Dibobol 1.000 Kasus...
Dibobol 1.000 Kasus Sehari: Mengapa Penipuan Digital di Indonesia 4 Kali Lipat Lebih Ganas?
Claude Diperdaya Peretas...
Claude Diperdaya Peretas untuk Curi Data dan Dokumen Rahasia Meksiko
Keamanan Siber: Saat...
Keamanan Siber: Saat Ancaman AI Global Ditangkis Inovasi Lokal Indonesia
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Berita Terkini
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Infografis
Energi Nuklir Jadi Solusi...
Energi Nuklir Jadi Solusi Data Center yang Rakus Energi!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved