Begini Tren Konsumen Digital Indonesia Selama Masa COVID-19
Rabu, 25 November 2020 - 02:01 WIB
loading...
A
A
A
Dalam lima tahun ke depan, laporan memperkirakan adanya pertumbuhan 21% untuk e-commerce Indonesia. Serta 28% untuk transportasi online dan pengantaran makanan.
Media online juga menunjukkan pertumbuhan positif sejauh ini pada 2020, dengan nilai USD4,4 miliar atau naik 24% dari USD3,5 miliar pada 2019. Sektor ini diperkirakan akan terus bertumbuh sebesar 18% menjadi USD10 miliar pada 2025.
Sedangkan industri perjalanan online turun 68% menjadi USD3 miliar pada 2020, dari USD10 miliar pada tahun lalu. Namun diperkirakan akan bertumbuh 36% dan mencapai USD15 miliar pada 2025. Pengantaran makanan dan transportasi juga turun 18% menjadi USD5 miliar, dari USD6 miliar pada 2019.
“COVID-19 telah mengubah cara hidup banyak orang di Asia Tenggara, dan perkembangan sektor layanan keuangan digital, HealthTech, dan EdTech diperlukan untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di tengah masyarakat,” kata Alessandro Cannarsi, Partner and Leader dari Southeast Asia Private Equity Practice di Bain & Company saat konferensi pers virtual, Selasa (24/11/2020).
Indonesia, kata Cannarsi, tetaplah pasar ekonomi internet terbesar di Asia Tenggara dan menjadi medan persaingan utama bagi platform-platform teknologi. Oleh sebab itu, mereka sangat siap untuk menjadi pendorong utama inovasi digital di kawasan ini.
Media online juga menunjukkan pertumbuhan positif sejauh ini pada 2020, dengan nilai USD4,4 miliar atau naik 24% dari USD3,5 miliar pada 2019. Sektor ini diperkirakan akan terus bertumbuh sebesar 18% menjadi USD10 miliar pada 2025.
Sedangkan industri perjalanan online turun 68% menjadi USD3 miliar pada 2020, dari USD10 miliar pada tahun lalu. Namun diperkirakan akan bertumbuh 36% dan mencapai USD15 miliar pada 2025. Pengantaran makanan dan transportasi juga turun 18% menjadi USD5 miliar, dari USD6 miliar pada 2019.
“COVID-19 telah mengubah cara hidup banyak orang di Asia Tenggara, dan perkembangan sektor layanan keuangan digital, HealthTech, dan EdTech diperlukan untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di tengah masyarakat,” kata Alessandro Cannarsi, Partner and Leader dari Southeast Asia Private Equity Practice di Bain & Company saat konferensi pers virtual, Selasa (24/11/2020).
Indonesia, kata Cannarsi, tetaplah pasar ekonomi internet terbesar di Asia Tenggara dan menjadi medan persaingan utama bagi platform-platform teknologi. Oleh sebab itu, mereka sangat siap untuk menjadi pendorong utama inovasi digital di kawasan ini.
Lihat Juga :