Begini Tren Konsumen Digital Indonesia Selama Masa COVID-19
Rabu, 25 November 2020 - 02:01 WIB
loading...
Laporan At full velocity: Resilient and Racing Ahead menyebutkan pada 2020 lebih dari sepertiga konsumen layanan digital di Asia Tenggara mulai menggunakan layanan online baru karena COVID-19. Foto/Ist
A
A
A
SINGAPURA - Google , Temasek , dan Bain&Company mengungkap sebuah laporan tahunan yang berjudul “At full velocity: Resilient and Racing Ahead”. Dalam laporan tersebut, salah satunya terdapat pertumbuhan pesat konsumen digital di Asia Tenggara.
Pada 2020, lebih dari sepertiga konsumen layanan digital di Asia Tenggara mulai menggunakan layanan online baru karena COVID-19. (Baca juga: Tren Belanja Online di Masa Pandemi, 3 Situs E-Commerce Ini Paling Laris )
Di Indonesia, 37% konsumen digital menggunakan layanan baru karena wabah COVID-19. Sementara, lebih dari setengah konsumen digital baru di Tanah Air (56%) berasal dari daerah non-metro dan 93% dari mereka berkata akan terus menggunakan setidaknya satu layanan digital setelah pandemi berakhir.
Di samping itu, waktu online rata-rata per hari selama pandemik untuk tujuan pribadi tercatat meningkat, dari 3,6 jam sebelum pandemik menjadi 4,7 jam selama PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan kemudian 4,3 jam setelahnya.
Laporan regional 2020 ini mencakup lima sektor yaitu e-commerce, media online, transportasi online, perjalanan, dan layanan keuangan digital, serta menyentuh dua sektor baru: teknologi pendidikan dan kesehatan (EdTech dan HealthTech).
Pada 2020, lebih dari sepertiga konsumen layanan digital di Asia Tenggara mulai menggunakan layanan online baru karena COVID-19. (Baca juga: Tren Belanja Online di Masa Pandemi, 3 Situs E-Commerce Ini Paling Laris )
Di Indonesia, 37% konsumen digital menggunakan layanan baru karena wabah COVID-19. Sementara, lebih dari setengah konsumen digital baru di Tanah Air (56%) berasal dari daerah non-metro dan 93% dari mereka berkata akan terus menggunakan setidaknya satu layanan digital setelah pandemi berakhir.
Di samping itu, waktu online rata-rata per hari selama pandemik untuk tujuan pribadi tercatat meningkat, dari 3,6 jam sebelum pandemik menjadi 4,7 jam selama PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan kemudian 4,3 jam setelahnya.
Laporan regional 2020 ini mencakup lima sektor yaitu e-commerce, media online, transportasi online, perjalanan, dan layanan keuangan digital, serta menyentuh dua sektor baru: teknologi pendidikan dan kesehatan (EdTech dan HealthTech).
Lihat Juga :