Amerika Siap Distribusikan Vaksin COVID-19 Pada 11 Desember 2020
Senin, 23 November 2020 - 09:42 WIB
loading...
A
A
A
Slaoui, mantan eksekutif di GlaxoSmithKline dan anggota dewan di perusahaan biotek Moderna, berharap, anak-anak dapat menerima vaksin pada pertengahan tahun depan. Dia menambahkan, perlu ada uji coba "dipercepat" sebelum vaksin tersedia untuk anak-anak.
Jika vaksinisasi berjalan lancar, diperkirakan, kehidupan orang Amerika dapat kembali normal pada awal Mei 2021. "Biasanya, dengan tingkat kemanjuran yang kita miliki - 95-70% atau lebih dari populasi yang diimunisasi akan memungkinkan terjadinya kekebalan kawanan yang sebenarnya," kata Slaoui seraya menambahkan, kemungkinan besar itu akan terjadi di bulan Mei.
"Saya sangat berharap dan berharap untuk melihat tingkat persepsi negatif tentang penurunan vaksin dan penerimaan masyarakat meningkat. Itu akan menjadi kritis," ujarnya lagi.
Seperti yang dilaporkan oleh Business Insider, kebanyakan orang di AS kemungkinan tidak akan menerima vaksin tahun ini. Karena peluncuran kemungkinan akan memprioritaskan individu dengan prioritas tinggi, termasuk petugas perawatan kesehatan garis depan, pekerja esensial, orang di atas usia 65 tahun, dan orang dengan yang sudah ada sebelumnya kondisi sakit.
Slaoui menjelaskan, pemerintah federal kemungkinan besar akan membuat rekomendasi siapa yang pertama menerima vaksin. Tetapi keputusan itu kemungkinan akan diserahkan kepada pemerintah negara bagian. (Baca juga: Tolak Bala Letusan, Warga Lereng Merapi Pasang Janur Kuning dan Sediakan Air Bunga )
Jika vaksinisasi berjalan lancar, diperkirakan, kehidupan orang Amerika dapat kembali normal pada awal Mei 2021. "Biasanya, dengan tingkat kemanjuran yang kita miliki - 95-70% atau lebih dari populasi yang diimunisasi akan memungkinkan terjadinya kekebalan kawanan yang sebenarnya," kata Slaoui seraya menambahkan, kemungkinan besar itu akan terjadi di bulan Mei.
"Saya sangat berharap dan berharap untuk melihat tingkat persepsi negatif tentang penurunan vaksin dan penerimaan masyarakat meningkat. Itu akan menjadi kritis," ujarnya lagi.
Seperti yang dilaporkan oleh Business Insider, kebanyakan orang di AS kemungkinan tidak akan menerima vaksin tahun ini. Karena peluncuran kemungkinan akan memprioritaskan individu dengan prioritas tinggi, termasuk petugas perawatan kesehatan garis depan, pekerja esensial, orang di atas usia 65 tahun, dan orang dengan yang sudah ada sebelumnya kondisi sakit.
Slaoui menjelaskan, pemerintah federal kemungkinan besar akan membuat rekomendasi siapa yang pertama menerima vaksin. Tetapi keputusan itu kemungkinan akan diserahkan kepada pemerintah negara bagian. (Baca juga: Tolak Bala Letusan, Warga Lereng Merapi Pasang Janur Kuning dan Sediakan Air Bunga )
(iqb)
Lihat Juga :