UMKM dan Koperasi Terus Didorong Melek Digital

Sabtu, 21 November 2020 - 03:22 WIB
loading...
UMKM dan Koperasi Terus...
Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) resmi meluncurkan logo baru di Bandung, Jawa Barat. Foto/Ist
A A A
BANDUNG - Ada dua kabar baik bagi industri koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM ). Pertama, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) resmi meluncurkan logo baru. Kedua, terciptanya Gerakan Inovasi dan Transformasi Digital Koperasi ( Idxcoop ).

Peluncuran logo baru ini bermakna harapan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Logo terinspirasi roda untuk menggerakkan sebuah mesin. (Baca juga: Menguasai Digital Marketing Upaya UMKM Beradaptasi di Masa Krisis )

Makna logo tersebut berisi harapan agar menjadi tonggak baru untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, terutama pada situasi pandemi COVID-19 saat ini. Warna biru muda dan tua pada logo menyimbolkan keseimbangan peran yang sinergis antara LPDB dan KUMKM untuk maju bersama.

"Warna biru juga melambangkan integritas, kebijaksanaan dan kesempatan yang terbuka seluas dan setinggi langit untuk KUMKM berkembang dengan dukungan layanan terbaik LPDB-KUMKM," kata Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo pada peluncuran logo yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta, Kota Bandung, Jawa Barat, baru-baru ini.

Momen ini disaksikan langsung Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, turut hadir pada peluncuran logo baru LPDB-KUMKM tersebut.

Supomo berharap kehadiran logo baru tidak hanya simbol semata, namun menjadi sebuah pecut agar semangat pelayanan LPDB-KUMKM lebih baik lagi ke depannya. "Saya berharap dengan logo baru ini LPDB-KUMKM bisa memberikan pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat. Bisa lebih ramah, lebih optimal, dan menyentuh tepat sasaran kepada UKM," harapnya.

Kehadiran logo baru itu juga sekaligus menjadi inspirasi bagi para pelaku UKM agar lebih giat menggeluti sektor ekonomi. "Tentu ini juga sebagai semangat baru bagi UKM dengan kehadiran logo baru LPDB. Kolaborasi semakin erat dijalankan dengan menumbuhkan semangat berkoperasi," katanya.

Teten Masduki berharap kehadiran logo baru LPDB-KUMKM, yaitu sebagai tonggak awal untuk terus menumbuhkan masyarakat berkoperasi dan lebih giat berwirausaha. "Koperasi dan UKM menjadi ekonomi yang diandalkan di negara ini. Peran serta masyarakat untuk menjadi pelaku usaha sangat dibutuhkan. Dengan kehadiran logo ini menjadi semangat baru bagi LPDB-KUMKM," ucap Menteri Koperasi dan UMKM.

Melek Digital
Terkait pencanangan Gerakan Inovasi dan Transformasi Digital Koperasi (Idxcoop), gerakan ini sebagai upaya mendorong pelaku koperasi dan UMKM agar melek digital.

Teten mengatakan, gerakan tersebut menjadi momentum untuk memiliki optimisme tinggi dalam merespons era digital bagi pelaku koperasi dan UKM. Gerakan serta inovasi tersebut juga sebagai upaya meningkatkan transparansi dan akuntanbilitas agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan optimal.

"Ini juga sebagai upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap citra koperasi. Karena transformasi koperasi dan UMKM ke arah ekonomi digital telah menjadi keniscayaan," kata Teten.

Hingga kini, belum banyak koperasi yang memanfaatkan sistem digital dalam pengelolaan dan pemasaran. Disebutkan Teten, dari 123.048 unit koperasi, baru 0,73 persen yang memanfaatkan sistem digital.

"Digitalisasi koperasi dan UMKM menjadi salah satu agenda prioritas kita untuk mencapai efisiensi dan efektivitas layanan koperasi, tanpa harus meninggalkan jati diri koperasi," cetus Teten.

Untuk menuju transformasi digital koperasi, diperlukan dukungan dari berbagai pihak. Terlebih, Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang sangat besar, mampunyai pasar yang bagus yang bisa dimanfaatkan bagi para pelaku koperasi dan UMKM.

"Kita perlu dukungan semua pihak. Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha, komunitas, dan media. Apalagi potensi ekonomi digital Indonesia pada 2025 diperkirakan lebih dari Rp1,7 triliun," tambahnya. (Baca juga: Respons Kekebalan Terhadap Virus Corona Bertahan Lebih dari 6 Bulan )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Kemajuan Bisnis...
Dorong Kemajuan Bisnis Kecil dan UMKM dengan Mendaftar QRIS
Hypernet Technologies...
Hypernet Technologies Beri Kontribusi dalam Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Amerika Takut Resesi,...
Amerika Takut Resesi, Ekonomi Digital Indonesia Justru Diprediksi Tembus Rp1.197 Triliun
Beijing Percepat Adopsi...
Beijing Percepat Adopsi Metaverse dalam Rencana Pengembangan Kota
Teknologi Blockchain...
Teknologi Blockchain Dorong Perekonomian Digital di Indonesia
Bantu Pemasaran Digital,...
Bantu Pemasaran Digital, Solubis Diluncurkan
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
White Paper MDI Ventures...
White Paper MDI Ventures Petakan Jalur Ekonomi Digital Inklusif di Indonesia
Topping Off SMX01 Perkuat...
Topping Off SMX01 Perkuat Fondasi Infrastruktur Digital Indonesia
Rekomendasi
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved