Ini Alasan LAPAN Biarkan Meteor yang Jatuh di Medan Pindah ke AS
Jum'at, 20 November 2020 - 15:19 WIB
loading...
A
A
A
Benda jatuh antariksa adalah benda dari luar angkasa yang memasuki atmosfer Bumi hingga ketinggian kurang dari 120 km. Ada yang terbakar habis di atmosfer akibat gesekannya, dan ada juga yang sampai ke permukaan bumi.
Awalnya, benda jatuh antariksa hanya benda-benda alami seperti meteorit. Namun, sejak dilakukannya peluncuran roket, benda jatuh antariksa dapat juga berupa benda buatan. Benda buatan yang jatuh ke Bumi adalah bagian dari sampah antariksa karena tidak memiliki fungsi lagi.
Sedangkan meteorit adalah batuan antariksa yang berasal dari batuan di tata surya yang terdiri dari pecahan asteorid, komet, atau batuan tata surya lainnya. Meteorit biasa jatuh di suatu tempat di Bumi.
Meteorit umumnya tidak berbahaya, kecuali dampak tumbukannya ketika jatuh ke Bumi tetapi sangat kecil kemungkinan mengenai manusia. Sedangkan sampah antariksa memiliki potensi bahaya dari kandungannya, seperti sisa bahan bakar yang beracun atau muatan nuklir.
Meteorit tidak dipantau oleh LAPAN, karena lintasannya tidak dapat diprakirakan. Berbeda dengan meteorit, sampah antariksa dipantau oleh LAPAN karena lintasannya dapat diprakirakan.
Awalnya, benda jatuh antariksa hanya benda-benda alami seperti meteorit. Namun, sejak dilakukannya peluncuran roket, benda jatuh antariksa dapat juga berupa benda buatan. Benda buatan yang jatuh ke Bumi adalah bagian dari sampah antariksa karena tidak memiliki fungsi lagi.
Sedangkan meteorit adalah batuan antariksa yang berasal dari batuan di tata surya yang terdiri dari pecahan asteorid, komet, atau batuan tata surya lainnya. Meteorit biasa jatuh di suatu tempat di Bumi.
Meteorit umumnya tidak berbahaya, kecuali dampak tumbukannya ketika jatuh ke Bumi tetapi sangat kecil kemungkinan mengenai manusia. Sedangkan sampah antariksa memiliki potensi bahaya dari kandungannya, seperti sisa bahan bakar yang beracun atau muatan nuklir.
Meteorit tidak dipantau oleh LAPAN, karena lintasannya tidak dapat diprakirakan. Berbeda dengan meteorit, sampah antariksa dipantau oleh LAPAN karena lintasannya dapat diprakirakan.
Lihat Juga :