Robot Nao Bantu Anak Belajar Bahasa Lebih Efektif dan Efisien
Sabtu, 14 November 2020 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
Ide dasar di balik penelitian yang dilakukan oleh Schulz, Halbach, dan rekan mereka Ivar Solheim adalah mendukung guru dalam menyampaikan program pembelajaran bahasa menggunakan robot sosial.
Mereka memprogram robot agar lebih mudah diterima anak-anak. Pada musim gugur 2018 para peneliti melakukan penelitian skala kecil untuk mengevaluasi desain mereka dengan melibatkan anak-anak berusia 3-6 tahun. Penelitian itu dilakukan di sejumlah pusat penitipan anak di Grorud. Para peneliti merancang sesi pembelajaran yang dapat disampaikan kepada 15 anak sekaligus menggunakan robot sosial kecil bernama Nao. Robot ini disambungkan ke aplikasi yang diproyeksikan ke dinding depan saat pengajaran dimulai.
Aplikasi ini menghasilkan gambar yang mewakili istilah atau kosakata yang sedang dipelajari anak-anak, misalnya, kursi, garpu, pancuran, dan lain-lain. Selanjutnya robot meminta anak-anak untuk menamai objek yang mereka lihat dengan suara keras dan memproses jawaban mereka menggunakan mesin pengenal suara untuk menentukan apakah itu benar atau salah. (Baca juga: Gelombang PHK Tak Terbendung, Pengangguran Melonjak)
Para peneliti juga mengembangkan aplikasi yang dapat digunakan secara mandiri tanpa bantuan robot Nao. Artinya, setiap orang tua juga dapat men-download aplikasinya dan menggunakan sendiri untuk meningkatkan bahasa Norwegia atau membantu anak-anak melatih kemampuan bahasa mereka di rumah.
“Secara keseluruhan, kami merasa penelitian ini adalah sebuah contoh yang berhasil (meningkatkan kemampuan bahasa) karena anak-anak yang berpartisipasi terlihat menikmati interaksi dengan robot,” kata Schulz dan Halbach, dikutip dari Techxplore.
Mereka memprogram robot agar lebih mudah diterima anak-anak. Pada musim gugur 2018 para peneliti melakukan penelitian skala kecil untuk mengevaluasi desain mereka dengan melibatkan anak-anak berusia 3-6 tahun. Penelitian itu dilakukan di sejumlah pusat penitipan anak di Grorud. Para peneliti merancang sesi pembelajaran yang dapat disampaikan kepada 15 anak sekaligus menggunakan robot sosial kecil bernama Nao. Robot ini disambungkan ke aplikasi yang diproyeksikan ke dinding depan saat pengajaran dimulai.
Aplikasi ini menghasilkan gambar yang mewakili istilah atau kosakata yang sedang dipelajari anak-anak, misalnya, kursi, garpu, pancuran, dan lain-lain. Selanjutnya robot meminta anak-anak untuk menamai objek yang mereka lihat dengan suara keras dan memproses jawaban mereka menggunakan mesin pengenal suara untuk menentukan apakah itu benar atau salah. (Baca juga: Gelombang PHK Tak Terbendung, Pengangguran Melonjak)
Para peneliti juga mengembangkan aplikasi yang dapat digunakan secara mandiri tanpa bantuan robot Nao. Artinya, setiap orang tua juga dapat men-download aplikasinya dan menggunakan sendiri untuk meningkatkan bahasa Norwegia atau membantu anak-anak melatih kemampuan bahasa mereka di rumah.
“Secara keseluruhan, kami merasa penelitian ini adalah sebuah contoh yang berhasil (meningkatkan kemampuan bahasa) karena anak-anak yang berpartisipasi terlihat menikmati interaksi dengan robot,” kata Schulz dan Halbach, dikutip dari Techxplore.
Lihat Juga :