Mungkinkah Kita Bisa Menyentuh Benda Padat dalam Realitas Virtual?

Minggu, 10 Mei 2020 - 06:24 WIB
loading...
A A A
Rekan Harrison, Cathy Fang, insinyur Institut Robotika Matthew Dworman dan mahasiswa doktoral HCII Yang Zhang, mengungkapkan bahwa teknologi ini memiliki sifat yang unik. Hasil evaluasi menggunakan perangkat multistring yang mereka temukan adalah teknologi ini lebih realistis daripada teknik haptic lainnya.

"Perangkat yang dipikul bahu ini memanfaatkan string pegas untuk mengurangi berat beban, mengonsumsi lebih sedikit daya baterai, dan menjaga biaya tetap rendah," kata Cathy Fang, yang lulus dari MCU bulan ini dengan gelar gabungan di bidang teknik mesin dan interaksi manusia-komputer.

Fang menambahkan bahwa pengalaman menggunakan multistring memberikan kejutan tersendiri bagi dirinya. Dia seperti dapat berinteraksi dengan pagar dan menggenggamkan jari disekitarnya.

"Menyenangkan juga mengeksplorasi nuansa benda tidak beraturan seperti patung," cerita Fang dengan ungkapan kegembiraan.

Hasil penelitian ini membawa mereka meraih salah satu penghargaan bergengsi tahun 2020. Makalah penelitian tim dinobatkan sebagai makalah terbaik oleh Konferensi Faktor Manusia dalam Sistem Komputasi (CHI 2020), yang dijadwalkan untuk bulan ini tetapi dibatalkan karena pandemik COVID-19.

Penelitian tentang string untuk VR bukan hanya dilakukan oleh Harrison dan kawan-kawan. Peneliti lain juga menggunakan string untuk membuat umpan balik haptic di dunia virtual.

Meski demikian, ada perbedaan yang mencolok di antara dua penelitian tersebut. Peneliti lain biasanya menggunakan motor untuk mengontrol string, sedangkan para peneliti di CMU tidak menggunakan motor.

Para peneliti di CMU beralasan, motor hanya akan menambah beban penggunanya. Mereka membayangkan sistem yang cukup ringan untuk dikenakan oleh pengguna dan terjangkau bagi konsumen.

"Kelemahan dari motor adalah mereka mengkonsumsi banyak daya dan itu juga berat," kilah Fang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Rekomendasi
Kisah Mikail Fajar,...
Kisah Mikail Fajar, Siswa SMK dengan Bakat Seni yang Berhasil Tembus ITB Lewat SNBP 2026
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Berita Terkini
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved