Twitter Akan Memperlambat Kemampuan Pengguna untuk Like Cuitan Misinformasi
Rabu, 11 November 2020 - 13:33 WIB
loading...
A
A
A
Peringatan serupa muncul ketika pengguna mencoba me-Retweet unggahan dengan label misinformasi.
Fitur baru ini akan sejalan dengan tindakan lain yang diambil Twitter untuk memperlambat penyebaran informasi yang salah pada layanannya, termasuk perubahan baru-baru ini tentang cara kerja retweet. Pada 20 Oktober 2020, Twitter mulai meminta siapa pun yang me-retweet sesuatu untuk membagikan tweet kutipan sebagai gantinya.
Selain itu, Twitter juga meluncurkan serangkaian kebijakan baru menjelang Hari Pemilu di AS beberapa waktu lalu, untuk penanganan tweet yang menyesatkan.
Selain memberi label informasi yang salah, Twitter juga menerapkan peringatan dan pembatasan yang lebih agresif pada tweet dari tokoh politik AS, termasuk kandidat dan akun kampanye, serta akun berbasis di AS lainnya yang memenuhi batasan tertentu dalam hal pengikut, atau keterlibatan tweet.
Fitur baru ini akan sejalan dengan tindakan lain yang diambil Twitter untuk memperlambat penyebaran informasi yang salah pada layanannya, termasuk perubahan baru-baru ini tentang cara kerja retweet. Pada 20 Oktober 2020, Twitter mulai meminta siapa pun yang me-retweet sesuatu untuk membagikan tweet kutipan sebagai gantinya.
Selain itu, Twitter juga meluncurkan serangkaian kebijakan baru menjelang Hari Pemilu di AS beberapa waktu lalu, untuk penanganan tweet yang menyesatkan.
Selain memberi label informasi yang salah, Twitter juga menerapkan peringatan dan pembatasan yang lebih agresif pada tweet dari tokoh politik AS, termasuk kandidat dan akun kampanye, serta akun berbasis di AS lainnya yang memenuhi batasan tertentu dalam hal pengikut, atau keterlibatan tweet.
(wbs)
Lihat Juga :