Tiga Alasan Kenapa Lubang Hitam Jadi Hal Paling Menakutkan di Alam Semesta

Minggu, 01 November 2020 - 12:02 WIB
loading...
A A A
Itu sangat padat sehingga proton, neutron, dan elektron tidak lagi menjadi partikel terpisah. Karena lubang hitam gelap, mereka ditemukan saat mengorbit bintang normal. Sifat-sifat bintang normal memungkinkan para astronom menyimpulkan sifat-sifat pendamping gelapnya, lubang hitam.

Lubang hitam pertama yang dikonfirmasi adalah Cygnus X-1, sumber sinar-X paling terang di konstelasi Cygnus. Sejak itu, sekitar 50 lubang hitam telah ditemukan dalam sistem di mana bintang normal mengorbit lubang hitam. Mereka merupakan contoh terdekat dari sekitar 10 juta yang diperkirakan tersebar melalui Bima Sakti.

Selama 30 tahun terakhir, pengamatan dengan Teleskop Luar Angkasa Hubble telah menunjukkan bahwa semua galaksi memiliki lubang hitam di pusatnya. Galaksi yang lebih besar memiliki lubang hitam yang lebih besar.

Alam tahu cara membuat lubang hitam dengan massa yang sangat beragam, mulai dari "mayat" bintang yang beberapa kali massa Matahari hingga monster yang puluhan miliar kali lebih masif. Itu seperti perbedaan antara apel dan Piramida Agung Giza.

Baru tahun lalu, para astronom menerbitkan gambar pertama dari lubang hitam dan cakrawala peristiwa, binatang bermassa 7 miliar-matahari di pusat galaksi elips M87.

Itu lebih dari seribu kali lebih besar dari lubang hitam di galaksi kita, yang penemunya merebut Hadiah Nobel tahun ini. Lubang hitam ini sebagian besar gelap, tetapi ketika gravitasinya menarik bintang dan gas di dekatnya, mereka menyala menjadi aktivitas yang intens dan memompa keluar sejumlah besar radiasi.

Lubang hitam besar berbahaya dalam dua hal. Jika Anda terlalu dekat, gravitasi yang sangat besar akan menyedot Anda. Dan jika mereka dalam fase quasar aktif, Anda akan diledakkan oleh radiasi berenergi tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Rekomendasi
Jon Bon Jovi Mendadak...
Jon Bon Jovi Mendadak Hentikan Konser, Ternyata Ini Penyebabnya!
Piala AFF 2026, Juara...
Piala AFF 2026, Juara Bertahan Kenakan Patch Emas Khusus Mirip Argentina di Piala Dunia
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Berita Terkini
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved