Penyebaran COVID-19 di Keluarga Lebih Mengkhawatirkan dari yang Kita Duga

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 23:46 WIB
loading...
A A A
Sebagian dari alasan tingkat infeksi sekunder yang lebih tinggi dalam penelitian baru, dibandingkan dengan laporan sebelumnya, mungkin karena metode penelitian yang ketat dan pengujian lanjutan dari kontak rumah tangga, kata para penulis. Selain itu, penelitian di negara lain mungkin memiliki tingkat infeksi sekunder yang lebih rendah. Alasannya, orang-orang di negara tersebut lebih cepat memakai masker di dalam rumah mereka sendiri ketika anggota rumah tangga lain sedang sakit.

Untuk diketahui, penggunaan masker saat sakit tidak secara tradisional menjadi bagian dari budaya Amerika. Sedangkan di beberapa negara lain ini mulai membudaya. (Baca juga: Tes Baterai, iPhone 12 Pro adalah Kabar Buruk Bagi Gamers )

Studi tersebut juga menemukan bahwa "penularan substansial" terjadi terlepas dari apakah kasus rumah tangga pertama (dikenal sebagai kasus indeks) adalah anak-anak atau orang dewasa.

Memang, di rumah tangga dengan kasus indeks di bawah 12 tahun, tingkat infeksi sekunder adalah 53%; dan di rumah tangga di mana pasien indeks berusia 18 hingga 49 tahun, tingkat infeksi sekunder adalah 55%, laporan tersebut menemukan.

“Infeksi terjadi dengan cepat, baik anggota rumah tangga yang sakit pertama adalah anak-anak atau orang dewasa,” kata Grijalva.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Rekomendasi
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Berita Terkini
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved