Ilmuwan Temukan Air di Bagian Bulan yang Diterangi Matahari

Selasa, 27 Oktober 2020 - 23:01 WIB
loading...
Ilmuwan Temukan Air...
Bulan merupakan benda langit yang tidak dapat memancarkan cahaya sendiri. Kredit : Anthony Lopez
A A A
Keberadaan air di Bulan masih menjadi teka-teki bagi para peneliti ruang angkasa sebelumnya. Namun, teka-teki tersebut sudah terjawab dengan pengamatan teleskop yang mengonfirmasi bahwa terdapat air di Bulan.

Pesawat ruang angkasa telah melihat bukti adanya air di kawah bayangan permanen di kutub Bulan dan petunjuk molekul air di permukaan yang diterangi Matahari. Penemuan ini dapat menjadi penelitian lebih lanjut tentang kehidupan di ruang angkasa.

Baca Juga : Ruang Angkasa Punya 24 Planet yang Lebih Ramah untuk Manusia Dibanding Bumi

Para ilmuwan menggunakan Stratospheric Observatory for Infrared Astronomy atau SOFIA yang mampu mendeteksi sinyal infra merah unik dan mengindikasikan keberadaan air di dekat kutub selatan Bulan. SOFIA adalah teleskop berukuran 2,5 meter yang menggunakan jet jumbo untuk melihat langit dengan jelas. SOFIA dioperasikan oleh NASA dan German Aerospace Center.

Selama penerbangan pada Agustus 2018, teleskop mendeteksi cahaya inframerah 6 mikrometer yang berasal dari daerah dekat kawah Clavius di Selatan bulan. Panjang gelombang cahaya ini dihasilkan oleh getaran molekul air yang dipanaskan sinar matahari.

"Ini adalah deteksi pasti molekuler air di bagian Bulan yang diterangi Matahari. Ini menunjukkan bahwa air tidak hanya berada di daerah bayangan permanen," kata Casey Honniball, ilmuwan Bulan di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA di Greenbelt, Amerika Serikat, dikutip dari Sciencenews.

Berdasarkan kecerahan cahaya inframerah yang diamati, tim Honniball menghitung konsentrasi air sekitar 100 hingga 400 bagian di sekitar kawah Clavius atau kurang dari setengah liter air per metrik ton tanah di Bulan. Konsentrasi ini sesuai dengan yang diharapkan para peneliti berdasarkan pengamatan pesawat ruang angkasa sebelumnya.

Molekul air ini tidak membeku di dalam es seperti air yang ditemukan di wilayah Bulan. Molekul air juga tidak dapat dikatakan cair. Molekul ini diperkirakan terikat di dalam beberapa materi lain di permukaan Bulan.

Baca juga : Rusia Siapkan Roket Falcon 9 SpaceX "KW" untuk Eksplorasi Ruang Angkasa

"Satu-satunya cara bagi kita untuk melihat air di Bulan adalah jika terlindung dari lingkungan yang keras ini, kata Honniball.

Molekul air dapat terbungkus dalam kaca yang ditempa oleh tumpukan mikrometeorit atau terjepit di antara butiran tanah. Kemungkinan ini terjadi untuk melindungi air dari terik radiasi Matahari.
(fan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Ternyata Bawa iPhone 17 Pro Max ke Bulan
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Berhasil Ungkap Sisi Tergelap Bulan
Bulan Sejajar Terjadi...
Bulan Sejajar Terjadi Tepat di Atas Kakbah, Fenomena Ini Jadi Kalibrasi Arah Kiblat
Bulan Semakin Menjauh...
Bulan Semakin Menjauh dari Bumi Ini yang Terjadi pada Waktu dalam Sehari
Elon Musk Siap Bangun...
Elon Musk Siap Bangun Kota di Bulan dan Mars
Unik! Katy Perry Gunakan...
Unik! Katy Perry Gunakan Topeng Astronot di Met Gala 2026
Bikin Geger! Benda Mirip...
Bikin Geger! Benda Mirip Torpedo Mengapung di Pinggir Pantai Sumenep
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Rekomendasi
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
ARMY Syok! Harga Hotel...
ARMY Syok! Harga Hotel di Busan Naik hingga 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved