Sudah Sebanyak 656 Relawan Vaksin Sinovac Mendapat Suntikan Kedua

Kamis, 08 Oktober 2020 - 06:01 WIB
loading...
Sudah Sebanyak 656 Relawan...
ilustrasi Vaksin virus corona. FOTO/ Ist
A A A
JAKARTA - Sebanyak 1.319 relawan dilaporkan telah mendapat suntikan vaksin Sinovac, per akhir September 2020. Dari angka tersebut, 656 relawan di antaranya telah menerima suntikan kedua.

"Hingga saat ini belum ada laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) serius akibat vaksin atau vaksinasi," tutur Direktur utama PT Bio Farma (Persero), Honesti Basyir. BACA JUGA- Industri Otomotif Sekarat Akibat Corona, Honda Turunkan Harga Motor

Honesti menjelaskan, dari 656 relawan, ada 244 orang di antaranya dalam tahap pengambilan darah pasca-suntikan kedua.

Langkah tersebut untuk mengetahui apakah antibodi sudah terbentuk atau belum setelah 14 hari setelah penyuntikan kedua. BACA JUGA - Toyota Berbisik Innova Facelift Hadir untuk Goda Pasar XPander?

Sambil menunggu uji klinis selesai, Bio Farma melakukan persiapan produksi vaksin hasil kerja sama dengan Sinovac.

Jika sesuai rencana, produksi vaksin Bio Farma akan dimulai pada November hingga Desember 2020, dengan kapasitas total produksi sebesar 250 juta dosis pada tahun 2021.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari sebelumnya hanya 100 juta dosis pada tahun 2020.

Selain itu, Bio Farma dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan terbang ke Sinovac China untuk visit audit proses pengembangan dan produksi vaksin corona di fasilitas Sinovac di Beijing, China.

Honesti menambahkan, persoalan lain dalam proses produksi vaksinasi ke depan adalah soal kehalalannya. Untuk itu, Honesti mengaku telah beraudiensi dengan Wapres Ma'ruf Amin, MUI, dan Komisi Fatwa MUI untuk membicarakan soal kehalalan vaksin Sinovac.

“Arahannya menggembirakan. Kalau halal sangat bagus, tapi kalau belum memenuhi unsur halal tetap diberikan vaksinasinya karena dalam kondisi pandemi,” imbuhnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
China Siap Kenalkan...
China Siap Kenalkan Aplikasi Pengganti Injeksi ke Tubuh Manusia Tanpa Suntikan
AS Tangguhkan Lisensi...
AS Tangguhkan Lisensi Vaksin Chikungunya Ixchiq Akibat Efek Samping Serius
Australia Ciptakan Vaksin...
Australia Ciptakan Vaksin Penyakit Kaki dan Mulut Pertama di Dunia
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Habis Covid-19, Muncul...
Habis Covid-19, Muncul Hantavirus: Ini Daftar 5 Perusahaan Vaksin yang Untung Besar-besaran
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Berita Terkini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved