Elon Musk Dipercaya AS Bangun Satelit Canggih Pelacak Rudal Balistik Musuh

Selasa, 06 Oktober 2020 - 13:35 WIB
loading...
Elon Musk Dipercaya...
Di bawah kontrak SDA, SpaceX akan menggunakan pabrik perakitan Starlink di Redmond, Washington, untuk membangun empat satelit yang dilengkapi sensor pelacak rudal inframerah sudut lebar. Foto/Ist
A A A
FLORIDA - Perusahaan Elon Musk , SpaceX , memenangkan kontrak senilai USD149 juta untuk membangun satelit pelacak rudal bagi Pentagon , kata Badan Pengembangan Luar Angkasa (SDA) AS , Senin (5/10/2020) waktu setempat. Ini adalah kontrak pertama perusahaan yang didapat dari pemerintah untuk membangun satelit. (Baca juga: Dibohongi DPR, 10 Ribu Buruh Bekasi Gelar Aksi Mogok Kerja )

SpaceX, yang dikenal dengan roket dan kapsul astronot yang dapat digunakan kembali, meningkatkan produksi satelit untuk Starlink, konstelasi yang berkembang dari ratusan satelit berseri internet yang diharapkan oleh "sang bos" Elon Musk akan menghasilkan pendapatan yang cukup untuk membantu mendanai tujuan antarplanet SpaceX.

Di bawah kontrak SDA, SpaceX akan menggunakan pabrik perakitan Starlink di Redmond, Washington, untuk membangun empat satelit yang dilengkapi sensor pelacak rudal inframerah sudut lebar. "Ini akan dipasok oleh subkontraktor," kata seorang pejabat SDA seperti yang dilaporkan laman Reuters.

Perusahaan teknologi L3 Harris Technologies Inc. menerima USD193 juta untuk membangun empat satelit lainnya. Kedua perusahaan tersebut diharapkan mengirimkan satelit untuk diluncurkan pada musim gugur tahun 2022.

Kontrak ini merupakan bagian dari fase pertama SDA untuk mendapatkan satelit yang sanggup mendeteksi dan melacak rudal. Bahkan bisa "menangkap" rudal balistik antarbenua (ICBM) yang dapat menempuh jarak jauh dan menantang untuk dilacak dan dicegat.

SpaceX pada 2019 menerima USD28 juta dari Angkatan Udara untuk menggunakan jaringan satelit Starlink yang baru untuk menguji layanan internet terenkripsi dengan sejumlah pesawat militer, meskipun Angkatan Udara belum memesan satelit Starlink sendiri. (Baca juga: Di Masa Depan, Layar Ponsel Bukan Lagi Kaca tapi Kayu Transparan )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Elon Musk Prediksi AI...
Elon Musk Prediksi AI Akan Membuat Manusia Tak Perlu Bekerja
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Rekomendasi
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
FIFA Larang Suporter...
FIFA Larang Suporter Iran Bawa Bendera Pra-Revolusi di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved