NASA Siapkan Duit Rp415 Triliun untuk Misi Mengacak-acak Bulan

Sabtu, 26 September 2020 - 13:04 WIB
loading...
NASA Siapkan Duit Rp415...
Begitu sampai di daerah Kutub Selatan Bulan, astronot Artemis NASA akan mencoba mengumpulkan es air yang tidak dapat dilakukan oleh kru Apollo di lokasi mereka. Foto/NASA
A A A
HOUSTON - NASA mengungkap rincian baru tentang program pendaratannya di Bulan , Artemis. Rincian tersebut termasuk soal anggaran, jadwal proyek, dan rencana ambisius NASA untuk membangun pangkalan permanen di kutub selatan Bulan. (Baca juga: Spotify, Epic, Tinder Gabung Epic Games Melawan Apple App Store )

Badan Antariksa Amerika Serikat tersebut membutuhkan dana sebesar USD28 miliar atau sekitar Rp415 triliun untuk menjalankan misi mengacak-ngacak Bulan tersebut.

Dari total jumlah tersebut, USD16 miliar akan digunakan untuk membiayai program Human Landing System. Sedangkan USD7,6 miliar dialokasikan guna pengembangan wahana antariksa Orion dan Space Launch System.

USD1 miliar lainnya digunakan untuk mengembangkan teknologi eksplorasi, dan USD518 juta dipakai mengembangkan dan memproduksi baju luar angkasa untuk astronot. Total biaya USD28 miliar ini mencakup tahun anggaran 2021 hingga 2025.

Dari semuanya, pembiayaan untuk program Human Landing System yang paling terancam. Sebab Kongres AS hanya memberikan anggaran sebesar USD600 juta untuk tahun anggaran 2021, padahal dana yang diminta NASA mencapai USD3,2 miliar.

Dikutip dari Gizmodo, Sabtu (26/9/2020), administrator NASA Jim Bridenstine, mengatakan, dirinya optimistis permintaan NASA tersebut akan dikabulkan pada Natal tahun ini. Itu artinya misi NASA untuk mendarat di Bulan akan berjalan tepat waktu.

Selain masalah anggaran, laporan terbaru ini juga merilis detail penting tentang misi Artemis yang akan datang. NASA mengatakan, mereka akan mendaratkan astronot di Kutub Selatan Bulan, mematahkan laporan terbaru yang menyebutkan mereka berencana untuk mendarat di area dekat lokasi misi Apollo.

Begitu sampai di daerah kutub selatan, astronot Artemis akan mencoba mengumpulkan es air yang tidak dapat dilakukan oleh kru Apollo di lokasi mereka.

Misi Artemis I yang tidak berawak akan melibatkan peluncuran perdana Sistem Peluncuran Luar Angkasa NASA, yang seharusnya terjadi pada November 2021.

Pesawat ruang angkasa Orion, yang dirancang untuk membawa astronot ke orbit bulan, dikabarkan telah disetujui untuk prime time. (Baca juga: Ini Treatment untuk Tampil Cantik Tanpa Bedah )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Pakar: Untuk Kebutuhan Penyidikan
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Berita Terkini
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved