Raup USD90 Juta, Mobile Premier League Ekspansi Talenta dan Produk E-Sports
Kamis, 24 September 2020 - 22:59 WIB
loading...
Mobile Premier League telah memimpin pasar game, dengan berbagai penawaran dan kemitraan yang telah membantu mereka unggul di industri ini. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Mobile Premier League (MPL), platform mobile esports dan game terbesar di Asia telah hadir di Indonesia sejak April 2019. Hari ini mereka mengumumkan berhasil meraih modal USD90 juta melalui pendanaan Seri C yang dipimpin oleh MDI Ventures -perusahaan modal ventura anak usaha Telkom Indonesia , SIG, dan investor awal RTP Global bersama Pegasus Tech Ventures. (Baca juga: Cari Obat COVID-19, WHO Akhirnya Setujui Uji Klinis Herbal )
Investor lama Sequoia India, Go-Ventures, dan Base Partners juga berpartisipasi dalam putaran pendanaan ini. Dengan tambahan investasi ini total pendanaan MPL yang telah diterima senilai USD130,5 juta setelah sebelumnya meraih USD40,5 juta.
"Dalam waktu singkat, MPL telah memimpin pasar game, dengan berbagai penawaran dan kemitraan kami, yang telah membantu kami unggul di industri ini. Putaran pendanaan terbaru ini akan memungkinkan kami untuk menghibur dan menghubungkan pengguna yang lebih besar di India, Indonesia dan sekitarnya,” kata Sai Srinivas, Co-Founder and CEO Mobile Premier League.
Dia menjelaskan, adanya kesempatan dan kemampuan untuk menghadirkan teknologi berkualitas, semangat kompetitif, dan akses yang mudah demi kebahagian pengguna membuat perusahaan bersemangat untuk berkarya. "Adanya keterlibatan yang besar dalam meningkatkan industri game online serta terdapatnya suntikan modal baru menjadi bukti potensi MPL yang dapat memimpin dan mengubah sektor ini,” tuturnya.
MPL telah melakukan diskusi secara intensif dengan para investor untuk meningkatkan modal sejak awal Januari 2020, sebelum pandemik COVID-19 merebak. Antara bulan Maret hingga sekarang, MPL telah berkembang lebih dari empat kali lipat dan kini telah menjadi platform game terbesar di Asia, bahkan resmi mendukung acaraWorld Cricket Championship.
Investor lama Sequoia India, Go-Ventures, dan Base Partners juga berpartisipasi dalam putaran pendanaan ini. Dengan tambahan investasi ini total pendanaan MPL yang telah diterima senilai USD130,5 juta setelah sebelumnya meraih USD40,5 juta.
"Dalam waktu singkat, MPL telah memimpin pasar game, dengan berbagai penawaran dan kemitraan kami, yang telah membantu kami unggul di industri ini. Putaran pendanaan terbaru ini akan memungkinkan kami untuk menghibur dan menghubungkan pengguna yang lebih besar di India, Indonesia dan sekitarnya,” kata Sai Srinivas, Co-Founder and CEO Mobile Premier League.
Dia menjelaskan, adanya kesempatan dan kemampuan untuk menghadirkan teknologi berkualitas, semangat kompetitif, dan akses yang mudah demi kebahagian pengguna membuat perusahaan bersemangat untuk berkarya. "Adanya keterlibatan yang besar dalam meningkatkan industri game online serta terdapatnya suntikan modal baru menjadi bukti potensi MPL yang dapat memimpin dan mengubah sektor ini,” tuturnya.
MPL telah melakukan diskusi secara intensif dengan para investor untuk meningkatkan modal sejak awal Januari 2020, sebelum pandemik COVID-19 merebak. Antara bulan Maret hingga sekarang, MPL telah berkembang lebih dari empat kali lipat dan kini telah menjadi platform game terbesar di Asia, bahkan resmi mendukung acaraWorld Cricket Championship.
Lihat Juga :