Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:24 WIB
loading...
A
A
A
-Mekari Airene Performance Review Summarization. Merangkum hasil review dari berbagai reviewer menjadi insight yang siap dibaca manajer dan tim talent development, memangkas waktu summary hingga 70 persen sehingga membantu membuat perencanaan pengembangan karyawan selanjutnya dengan lebih tepat.
-Mekari Airene Turnover Prediction. Menganalisis kombinasi data perilaku kerja, produktivitas, engagement, mobilitas internal untuk memprediksi karyawan berisiko resign dalam 30 hari ke depan, beserta faktor penyebabnya sehingga memungkinkan intervensi dini.
-Liveness Attendance. Verifikasi kehadiran berbasis AI yang memastikan absensi dilakukan oleh karyawan yang bersangkutan, memastikan integritas kehadiran karyawan dan mengurangi risiko fraud dalam pencatatan absensi.
-Candidate . Talent matching cerdas yang menghubungkan kebutuhan posisi dengan profil kandidat paling relevan, mempercepat proses sourcing yang biasanya memakan waktu lama.
-CV Parser. Ekstraksi otomatis informasi kandidat dari ratusan hingga ribuan CV, menghilangkan pekerjaan manual yang membosankan namun krusial di tahap awal rekrutmen.
-Talent Pool. Mengorganisir dan menganalisis kandidat potensial agar tim talent acquisition punya kolam talenta yang siap diaktifkan kapan saja, bukan memulai dari nol setiap kali posisi terbuka.
-Auto Reimbursement AI. Memproses pengajuan reimbursement karyawan secara otomatis, mulai dari validasi struk hingga pencocokan dengan kebijakan perusahaan. Dilengkapi kapabilitas deteksi fraud yang menandai kejanggalan seperti struk duplikat, nominal yang tidak wajar, atau pola pengajuan yang mencurigakan, sebelum proses persetujuan berjalan.
-Hasilnya terukur di lapangan. Salah satu client kami, sebuah perusahaan di sektor aesthetic clinic dengan lebih dari 1.400 karyawan di 49 cabang, merasakan dampak nyata setelah mengaktifkan AI Liveness Validation dari Mekari Talenta. Fitur ini diaktifkan setelah ditemukan kasus penggunaan foto absensi yang tidak sesuai dengan karyawan bersangkutan, dan hasilnya, pengelolaan absensi kini 85 persen lebih efisien, dengan tingkat kedisiplinan kehadiran yang jauh lebih terjaga di seluruh cabang. Proses payroll pun ikut terdampak positif, dengan sekitar 90 persen komponen perhitungan kini berjalan otomatis.
-Mekari Airene Turnover Prediction. Menganalisis kombinasi data perilaku kerja, produktivitas, engagement, mobilitas internal untuk memprediksi karyawan berisiko resign dalam 30 hari ke depan, beserta faktor penyebabnya sehingga memungkinkan intervensi dini.
-Liveness Attendance. Verifikasi kehadiran berbasis AI yang memastikan absensi dilakukan oleh karyawan yang bersangkutan, memastikan integritas kehadiran karyawan dan mengurangi risiko fraud dalam pencatatan absensi.
-Candidate . Talent matching cerdas yang menghubungkan kebutuhan posisi dengan profil kandidat paling relevan, mempercepat proses sourcing yang biasanya memakan waktu lama.
-CV Parser. Ekstraksi otomatis informasi kandidat dari ratusan hingga ribuan CV, menghilangkan pekerjaan manual yang membosankan namun krusial di tahap awal rekrutmen.
-Talent Pool. Mengorganisir dan menganalisis kandidat potensial agar tim talent acquisition punya kolam talenta yang siap diaktifkan kapan saja, bukan memulai dari nol setiap kali posisi terbuka.
-Auto Reimbursement AI. Memproses pengajuan reimbursement karyawan secara otomatis, mulai dari validasi struk hingga pencocokan dengan kebijakan perusahaan. Dilengkapi kapabilitas deteksi fraud yang menandai kejanggalan seperti struk duplikat, nominal yang tidak wajar, atau pola pengajuan yang mencurigakan, sebelum proses persetujuan berjalan.
-Hasilnya terukur di lapangan. Salah satu client kami, sebuah perusahaan di sektor aesthetic clinic dengan lebih dari 1.400 karyawan di 49 cabang, merasakan dampak nyata setelah mengaktifkan AI Liveness Validation dari Mekari Talenta. Fitur ini diaktifkan setelah ditemukan kasus penggunaan foto absensi yang tidak sesuai dengan karyawan bersangkutan, dan hasilnya, pengelolaan absensi kini 85 persen lebih efisien, dengan tingkat kedisiplinan kehadiran yang jauh lebih terjaga di seluruh cabang. Proses payroll pun ikut terdampak positif, dengan sekitar 90 persen komponen perhitungan kini berjalan otomatis.
Lihat Juga :