Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Jum'at, 26 Juni 2026 - 17:27 WIB
loading...
LG Electronics mengajak konsumen Indonesia merasakan ekosistem rumah pintar yang terintegrasi melalui satu aplikasi, menandai pergeseran industri dari sekadar produk cerdas ke lifestyle ecosystem yang human-centered. Foto: LGEIN
A
A
A
JAKARTA - LG Electronics Indonesia menghadirkan LG K House di Central Park Mall Jakarta (mulai 25 Juni 2026) sebagai penutup kampanye regional LG House Warming di Asia Tenggara.
Pameran ini bukan sekadar etalase produk, melainkan pendekatan konseptual: rumah pintar yang dirancang agar teknologi beradaptasi dengan manusia, bukan sebaliknya.
Selama 35 tahun berkembang di Indonesia, LG mencoba mengubah narasi rumah pintar. Alih-alih fokus pada "berapa banyak gadget yang bisa terhubung", kampanye ini bertanya lebih fundamental: bagaimana teknologi benar-benar masuk ke ritme hidup sehari-hari tanpa mengganggu?
Ekosistem, Bukan Sekadar Koleksi Gadget
Inti LG K House adalah platform LG ThinQ—satu aplikasi yang menghubungkan seluruh perangkat rumah. Dari TV AI dengan voice command berbahasa Indonesia, kulkas InstaView yang bisa "dilihat" dari luar tanpa buka pintu, mesin cuci dengan AI DD 2.0 yang mengenali jenis kain otomatis, hingga pembersih udara PuriCare AeroMini dan vacuum CordZero dengan sistem penyimpanan terintegrasi.
Berbeda dari brand kompetitor yang menjual produk individual, LG mengambil pendekatan ekosistem. Setiap perangkat bukan hanya pintar; mereka saling berkomunikasi dan belajar dari kebiasaan pengguna.
Mesin cuci LG terbaru, misalnya, tidak hanya mencuci—ia mengidentifikasi tekstur kain dan beban secara real-time, menyesuaikan tekanan air dan putaran untuk hasil maksimal.
Kapasitas besar (sekira 10-12 kg) dengan fungsi wash-and-dry dalam satu unit ini menargetkan konsumen yang menghargai efisiensi ruang di apartemen modern Jakarta dan sekitarnya.
Kulkas InstaView, dengan teknologi panel kaca yang jernih saat diketuk, menjaga kesegaran makanan lebih lama sekaligus menghemat energi karena pintu tidak perlu dibuka berkali-kali. Fitur Auto Ice Maker dan desain pintu tanpa clearance menambah kenyamanan sehari-hari.
Strategi Lokalisasi dan Positioning
Yang menarik: LG menyadari bahwa smart home global tidak selalu cocok untuk Indonesia. Oleh karenanya, LG AI TV dilengkapi voice command berbahasa Indonesia—sebuah keputusan yang mencerminkan komitmen terhadap pasar lokal.
"Bagi LG, Life's Good bukan sekadar slogan, melainkan komitmen kami untuk menghadirkan inovasi dan teknologi yang membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih baik. Selama lebih lebih dari 35 tahun tumbuh bersama masyarakat Indonesia, kami akan terus mendengarkan kebutuhan konsumen dan menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan mereka," kata Hyoeun Kim, VP Brand Management Division, Overseas Sales and Marketing Company di LG Electronics, saat pembukaan acara.
LG juga menghadirkan Choi Minho (aktor dan anggota K-pop group SHINee) sebagai brand ambassador—simbol lifestyle aktif dan dinamis yang selaras dengan target demographic perkotaan muda.
Dalam sesi berbagi pengalaman, Minho menekankan: "Saya berharap semua orang dapat melihat bagaimana LG hadir dalam kehidupan sehari-hari, membantu membuat berbagai aktivitas menjadi lebih mudah, nyaman, dan menyenangkan. Lebih dari itu, saya berharap pengalaman hari ini dapat menginspirasi setiap orang untuk menghadirkan hidup yang lebih sehat, seimbang, dan berkualitas di rumah mereka."
Pameran ini bukan sekadar etalase produk, melainkan pendekatan konseptual: rumah pintar yang dirancang agar teknologi beradaptasi dengan manusia, bukan sebaliknya.
Selama 35 tahun berkembang di Indonesia, LG mencoba mengubah narasi rumah pintar. Alih-alih fokus pada "berapa banyak gadget yang bisa terhubung", kampanye ini bertanya lebih fundamental: bagaimana teknologi benar-benar masuk ke ritme hidup sehari-hari tanpa mengganggu?
Ekosistem, Bukan Sekadar Koleksi Gadget
![Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas]()
Inti LG K House adalah platform LG ThinQ—satu aplikasi yang menghubungkan seluruh perangkat rumah. Dari TV AI dengan voice command berbahasa Indonesia, kulkas InstaView yang bisa "dilihat" dari luar tanpa buka pintu, mesin cuci dengan AI DD 2.0 yang mengenali jenis kain otomatis, hingga pembersih udara PuriCare AeroMini dan vacuum CordZero dengan sistem penyimpanan terintegrasi..jpg)
Berbeda dari brand kompetitor yang menjual produk individual, LG mengambil pendekatan ekosistem. Setiap perangkat bukan hanya pintar; mereka saling berkomunikasi dan belajar dari kebiasaan pengguna.
Mesin cuci LG terbaru, misalnya, tidak hanya mencuci—ia mengidentifikasi tekstur kain dan beban secara real-time, menyesuaikan tekanan air dan putaran untuk hasil maksimal.
Kapasitas besar (sekira 10-12 kg) dengan fungsi wash-and-dry dalam satu unit ini menargetkan konsumen yang menghargai efisiensi ruang di apartemen modern Jakarta dan sekitarnya.
Kulkas InstaView, dengan teknologi panel kaca yang jernih saat diketuk, menjaga kesegaran makanan lebih lama sekaligus menghemat energi karena pintu tidak perlu dibuka berkali-kali. Fitur Auto Ice Maker dan desain pintu tanpa clearance menambah kenyamanan sehari-hari.
Strategi Lokalisasi dan Positioning
![Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas]()
Yang menarik: LG menyadari bahwa smart home global tidak selalu cocok untuk Indonesia. Oleh karenanya, LG AI TV dilengkapi voice command berbahasa Indonesia—sebuah keputusan yang mencerminkan komitmen terhadap pasar lokal..jpg)
"Bagi LG, Life's Good bukan sekadar slogan, melainkan komitmen kami untuk menghadirkan inovasi dan teknologi yang membuat kehidupan sehari-hari menjadi lebih baik. Selama lebih lebih dari 35 tahun tumbuh bersama masyarakat Indonesia, kami akan terus mendengarkan kebutuhan konsumen dan menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan mereka," kata Hyoeun Kim, VP Brand Management Division, Overseas Sales and Marketing Company di LG Electronics, saat pembukaan acara.
LG juga menghadirkan Choi Minho (aktor dan anggota K-pop group SHINee) sebagai brand ambassador—simbol lifestyle aktif dan dinamis yang selaras dengan target demographic perkotaan muda.
Dalam sesi berbagi pengalaman, Minho menekankan: "Saya berharap semua orang dapat melihat bagaimana LG hadir dalam kehidupan sehari-hari, membantu membuat berbagai aktivitas menjadi lebih mudah, nyaman, dan menyenangkan. Lebih dari itu, saya berharap pengalaman hari ini dapat menginspirasi setiap orang untuk menghadirkan hidup yang lebih sehat, seimbang, dan berkualitas di rumah mereka."
(dan)
Lihat Juga :