Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Rabu, 24 Juni 2026 - 20:03 WIB
loading...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI. Foto /:Daily
A
A
A
LONDON - Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Cupertino - Google, melalui unit kecerdasan buatannya, DeepMind, telah menjalin kolaborasi penelitian dengan studio film A24 untuk mengembangkan alat kecerdasan buatan (AI) untuk digunakan dalam produksi film di masa mendatang.
Melalui kolaborasi jangka panjang ini, Google menginvestasikan sekitar USD75 juta di A24, dengan fokus untuk memastikan bahwa pengembangan teknologi AI secara langsung melibatkan para pembuat film.
Berbagai proyek penelitian dan pengembangan akan diimplementasikan dari waktu ke waktu, termasuk upaya untuk mengintegrasikan teknologi AI terbaru ke dalam proses produksi konten A24.
Langkah ini memungkinkan para kreator untuk mendapatkan akses awal untuk menguji, meningkatkan, dan memberikan umpan balik pada teknologi yang dikembangkan.
A24 dikenal sebagai studio independen skala kecil yang memproduksi film-film beranggaran rendah yang telah meraih pendapatan box office tinggi dan memenangkan banyak penghargaan, termasuk Everything Everywhere All at Once dan Civil War.
Pada saat yang sama, penggunaan AI generatif dalam industri kreatif tetap menjadi perhatian, terutama terkait kekhawatiran tentang pelanggaran hak cipta.
Dalam hal ini, beberapa perusahaan teknologi termasuk Microsoft dan Adobe telah mengembangkan model AI menggunakan data berlisensi, termasuk melalui platform Adobe Firefly Foundry yang memungkinkan pembuatan model khusus berdasarkan kekayaan intelektual perusahaan.
Netflix juga bergerak ke arah yang sama melalui akuisisi perusahaan AI InterPositive, yang didirikan oleh aktor dan sutradara Ben Affleck, untuk memperkuat penggunaan AI dalam proses pasca-produksi film.
Cupertino - Google, melalui unit kecerdasan buatannya, DeepMind, telah menjalin kolaborasi penelitian dengan studio film A24 untuk mengembangkan alat kecerdasan buatan (AI) untuk digunakan dalam produksi film di masa mendatang.
Melalui kolaborasi jangka panjang ini, Google menginvestasikan sekitar USD75 juta di A24, dengan fokus untuk memastikan bahwa pengembangan teknologi AI secara langsung melibatkan para pembuat film.
Berbagai proyek penelitian dan pengembangan akan diimplementasikan dari waktu ke waktu, termasuk upaya untuk mengintegrasikan teknologi AI terbaru ke dalam proses produksi konten A24.
Langkah ini memungkinkan para kreator untuk mendapatkan akses awal untuk menguji, meningkatkan, dan memberikan umpan balik pada teknologi yang dikembangkan.
A24 dikenal sebagai studio independen skala kecil yang memproduksi film-film beranggaran rendah yang telah meraih pendapatan box office tinggi dan memenangkan banyak penghargaan, termasuk Everything Everywhere All at Once dan Civil War.
Pada saat yang sama, penggunaan AI generatif dalam industri kreatif tetap menjadi perhatian, terutama terkait kekhawatiran tentang pelanggaran hak cipta.
Dalam hal ini, beberapa perusahaan teknologi termasuk Microsoft dan Adobe telah mengembangkan model AI menggunakan data berlisensi, termasuk melalui platform Adobe Firefly Foundry yang memungkinkan pembuatan model khusus berdasarkan kekayaan intelektual perusahaan.
Netflix juga bergerak ke arah yang sama melalui akuisisi perusahaan AI InterPositive, yang didirikan oleh aktor dan sutradara Ben Affleck, untuk memperkuat penggunaan AI dalam proses pasca-produksi film.
(wbs)
Lihat Juga :