Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Selasa, 23 Juni 2026 - 19:17 WIB
loading...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar.Foto/ Daily
A
A
A
AUSTIN - Sekelompok insinyur dari Universitas Texas telah berhasil mengembangkan jaket inovatif baru yang dapat menghasilkan hingga 900 mililiter air bersih per hari hanya dengan menyerap kelembapan dari udara sekitar.
Melalui penemuan ini, para peneliti telah menghasilkan jenis serat khusus yang berfungsi untuk memerangkap uap air di atmosfer sebelum memprosesnya menjadi air minum yang aman.
Dibandingkan dengan perangkat penghasil air konvensional yang ada, tekstil ini menunjukkan peningkatan efisiensi antara tiga dan 10 kali lipat berdasarkan skala produksi cairan.
Konsep serat dan kain fleksibel ini memungkinkan lebih banyak aplikasi lapangan untuk diimplementasikan, selain dapat mengurangi biaya logistik dan memfasilitasi distribusi pasokan air bersih untuk berbagai jenis penggunaan.
Namun, para peneliti tidak membatasi teknologi baru ini hanya pada pakaian, tetapi kini memperluas penelitian mereka untuk mengintegrasikan serat tersebut ke dalam perlengkapan luar ruangan lainnya seperti ransel, tenda, dan tempat berlindung darurat.
Langkah ini memungkinkan barang-barang sehari-hari yang dibawa orang untuk berfungsi sebagai pengumpul air portabel dari turbulensi udara di sekitarnya, sehingga membantu dalam situasi darurat atau aktivitas di luar jaringan listrik di daerah terpencil.
Serat inovatif ini dilaporkan telah dipatenkan oleh unit komersialisasi Universitas Texas untuk pengembangan dan produksi komersial di masa mendatang.
Melalui penemuan ini, para peneliti telah menghasilkan jenis serat khusus yang berfungsi untuk memerangkap uap air di atmosfer sebelum memprosesnya menjadi air minum yang aman.
Dibandingkan dengan perangkat penghasil air konvensional yang ada, tekstil ini menunjukkan peningkatan efisiensi antara tiga dan 10 kali lipat berdasarkan skala produksi cairan.
Konsep serat dan kain fleksibel ini memungkinkan lebih banyak aplikasi lapangan untuk diimplementasikan, selain dapat mengurangi biaya logistik dan memfasilitasi distribusi pasokan air bersih untuk berbagai jenis penggunaan.
Namun, para peneliti tidak membatasi teknologi baru ini hanya pada pakaian, tetapi kini memperluas penelitian mereka untuk mengintegrasikan serat tersebut ke dalam perlengkapan luar ruangan lainnya seperti ransel, tenda, dan tempat berlindung darurat.
Langkah ini memungkinkan barang-barang sehari-hari yang dibawa orang untuk berfungsi sebagai pengumpul air portabel dari turbulensi udara di sekitarnya, sehingga membantu dalam situasi darurat atau aktivitas di luar jaringan listrik di daerah terpencil.
Serat inovatif ini dilaporkan telah dipatenkan oleh unit komersialisasi Universitas Texas untuk pengembangan dan produksi komersial di masa mendatang.
(wbs)
Lihat Juga :