Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:05 WIB
loading...
Apa Itu Siri AI Apple...
Apple akhirnya merilis Siri AI di WWDC 2026, tapi mayoritas pengguna iPhone di dunia tidak bisa menikmatinya. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Apple resmi meluncurkan Siri AI di Worldwide Developers Conference (WWDC), Cupertino, Senin (8/6/2026) — dua tahun setelah pertama kali dijanjikan dan berkali-kali tertunda.

Inilah taruhan terbesar Apple untuk mengejar ketertinggalan dari ChatGPT (OpenAI), Gemini (Google), dan Claude (Anthropic).

Fitur Utama Siri AI

Lebih konversasional dengan aplikasi mandiri (standalone app) di iPhone, iPad, dan Mac.

On-screen awareness: bisa menganalisis isi layar dan langsung menjawab pertanyaan terkait.

Pencarian pintar: menelusuri pesan dan email, bahkan menemukan alamat yang pernah disebut di chat meski tak pernah disimpan.

Riwayat percakapan bisa dibuka kembali, tersinkron lewat private cloud computing Apple.

Sebagian model dibangun dengan teknologi Google Gemini; model besar berjalan di cloud dengan chip Nvidia.

Syarat Perangkat: Ini Masalah Terbesarnya

Menurut riset Morgan Stanley (9/6/2026):

•⁠ ⁠Lebih dari 850 juta iPhone tak mampu menjalankan kueri dasar Apple Intelligence.
•⁠ ⁠Lebih dari 1,3 miliar iPhone tak bisa memakai fitur Siri canggih.
•⁠ ⁠Siri AI hanya tersedia di iPhone 15 Pro, 15 Pro Max, dan iPhone 16 ke atas.
•⁠ ⁠Fitur tercanggih butuh 12 GB unified memory karena beratnya pemrosesan on-device.

Saham Apple ditutup turun 1,9% ke US$301,54 (sekitar Rp5,31 juta, kurs Rp17.600) di Nasdaq usai pengumuman.

"Menjual hardware lewat kekuatan software itu menantang," tulis Morgan Stanley, meski akses AI kini salah satu pendorong utama upgrade smartphone.

Bagaimana Posisi Apple Dibanding Pesaing?

Berbeda dari rival yang berlomba membuat "agen" AI otonom, Apple memilih fitur praktis untuk tugas sehari-hari.

"Sebagian pihak tampak berlomba maju, mengejar AI demi AI semata, tanpa memedulikan manusia yang seharusnya dilayani," sindir Craig Federighi, Software Chief Apple, dalam keynote-nya.

Bob O'Donnell, President & Chief Analyst TECHnalysis Research, menilai: "Ini akhirnya menepati janji Siri 15 tahun lalu. Ini AI untuk orang banyak; bukan benar-benar agentic. Bagi banyak orang, kecerdasan seperti inilah yang mereka cari."

Analis MoffettNathanson Craig Moffett lebih hati-hati: pembaruan ini tidak "mengguncang dunia", tapi membuat Siri "chatbot yang kredibel dan mungkin agen yang kredibel".

Isu Privasi dan Pembatasan Wilayah

Agar bisa membaca layar dan isi aplikasi, Siri AI butuh akses lebih dalam ke kehidupan digital pengguna. "Itu menciptakan ketegangan tak terhindarkan antara kenyamanan dan privasi. Tantangan Apple adalah meyakinkan konsumen bahwa kecerdasan tak harus mengorbankan privasi," kata Paolo Pescatore, analis PP Foresight.

Sayangnya, Siri AI belum tersedia di Uni Eropa (untuk iPhone/iPad) karena tekanan Digital Markets Act, dan tidak tersedia di Tiongkok karena urusan regulasi.

Pembaruan Lain di WWDC 2026

•⁠ ⁠Kontrol keamanan anak: orang tua bisa mengatur aplikasi, situs, dan kontak anak.
•⁠ ⁠Aplikasi pesan memburamkan gambar eksplisit secara default dan memberi peringatan ke orang tua.
•⁠ ⁠AI di Safari, termasuk pengecekan stok barang di situs belanja.

FAQ

Apa itu Siri AI?

Asisten AI baru Apple yang lebih konversasional, punya aplikasi mandiri, dan bisa membaca konteks layar.

iPhone apa saja yang mendukung Siri AI?

iPhone 15 Pro, 15 Pro Max, dan seri iPhone 16 ke atas; fitur tercanggih butuh RAM 12 GB.

Apakah Siri AI tersedia di Indonesia?

Apple hanya menyebut pembatasan di Uni Eropa dan China; pasar lain mengikuti jadwal rilis reguler.

Apakah data pengguna aman?

Sebagian besar pemrosesan dilakukan di perangkat atau lewat sistem cloud privat Apple.

Kapan Siri AI dijanjikan pertama kali?

Dua tahun lalu, dan baru terwujud di WWDC Juni 2026.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Siri Apple Siap Berevolusi...
Siri Apple Siap Berevolusi Jadi Chatbot Total di iOS 27
Apple Ingin Gunakan...
Apple Ingin Gunakan Google Gemini untuk Hadirkan Siri Baru
Kembaran Jahat Siri...
Kembaran Jahat Siri & Gemini Telah Lahir: Waspada, Asisten AI di Ponsel Anda Bisa Jadi Senjata yang Menguras Rekening!
Pemimpin Tim Siri iPhone...
Pemimpin Tim Siri iPhone Diganti setelah Menunda Integrasi Apple Intelligence
Apple Umumkan Tunda...
Apple Umumkan Tunda Sematkan Fitur AI di Siri
Rekomendasi
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Piala Dunia 2026: Jersey...
Piala Dunia 2026: Jersey Haiti Kena Semprit FIFA
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
Apple Kehilangan USD300...
Apple Kehilangan USD300 Miliar Akibat Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved