Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil

Kamis, 04 Juni 2026 - 07:01 WIB
loading...
A A A
Namun, ia mengakui bahwa tantangan besar masih tetap ada karena komputer kuantum skala besar membutuhkan jutaan qubit, sementara chip saat ini hanya memiliki sekitar 12 qubit.

Selama dua dekade terakhir, Microsoft telah fokus pada pendekatan yang dikenal sebagai komputasi kuantum topologi, yang menggunakan sifat-sifat kuasi-partikel yang dikenal sebagai Majorana untuk menghasilkan qubit yang lebih stabil.

Teknologi ini membutuhkan penciptaan keadaan materi baru yang berbeda dari tiga keadaan normal, yaitu padat, cair, dan gas, untuk melindungi data kuantum dari gangguan lingkungan.

Dalam Majorana 2, Microsoft juga memperkenalkan perubahan material, termasuk mengganti aluminium dengan timbal sebagai superkonduktor, yang membantu meningkatkan stabilitas qubit.

Meskipun pencapaian ini dianggap sebagai langkah signifikan, beberapa ahli mengatakan klaim Microsoft masih sulit untuk dinilai sepenuhnya karena detail teknis tidak diungkapkan kepada publik karena alasan komersial.

Profesor fisika Universitas Surrey, Paul Stevenson, mengatakan perkembangan ini tampak menjanjikan, tetapi bergantung pada apakah hasil penelitian benar-benar sesuai dengan klaim perusahaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
CEO Microsoft Yakin...
CEO Microsoft Yakin AI Akan Mendekati Kecerdasan Manusia dalam 18 Bulan
Microsoft Menjajaki...
Microsoft Menjajaki Integrasi Fitur Mirip OpenClaw ke dalam 365 Copilot
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Microsoft Kenalkan Project...
Microsoft Kenalkan Project Silica, Inovasi Penyimpanan Data hingga 10.000 Tahun
CEO Microsoft Prediksi...
CEO Microsoft Prediksi Pekerjaan Ini Bakal Jadi Tumbal Pertama AI
Tesla dan SpaceX Siap...
Tesla dan SpaceX Siap Bangun Pabrik Chip Terbesar
9.000 Pekerja Microsoft...
9.000 Pekerja Microsoft Kena PHK Gara-gara AI
Produksi Mobil di AS...
Produksi Mobil di AS dan Eropa Terancam Berhenti Menyusul Pembatasan Chip China
Rekomendasi
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Berita Terkini
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Fokus Penataan Portofolio,...
Fokus Penataan Portofolio, TelkomMetra Gandeng Fullerton Health untuk Ekspansi AdMedika Group
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Teknologi AI Chip 500Hz...
Teknologi AI Chip 500Hz Akan Mengubah Permainan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
KTT AI Bergengsi Silicon...
KTT AI Bergengsi Silicon Valley, Industri Kecerdasan Buatan Memasuki Tahap Baru
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved