MacBook Neo: Apple Mulai Serius Incar Mahasiswa Indonesia dengan Laptop Rp9 Jutaan
Kamis, 28 Mei 2026 - 16:15 WIB
loading...
Selama ini MacBook identik dengan harga belasan sampai puluhan juta rupiah. Kini Apple mulai turun gunung. Foto: Apple
A
A
A
JAKARTA - Apple akhirnya punya MacBook murah. Murah untuk ukuran Apple tentu saja. Namanya: MacBook Neo. Harganya mulai Rp9,9 juta.
Itu membuat banyak orang kaget. Selama ini MacBook identik dengan harga belasan sampai puluhan juta rupiah. Kini Apple mulai turun gunung.
Targetnya jelas: mahasiswa. Pelajar. Pengguna pertama MacBook. Lazada sampai ikut bangga.
Platform e-commerce itu resmi menjadi mitra peluncuran MacBook Neo di Indonesia. Pre-order dibuka sejak 15 Mei 2026. Unit mulai dikirim setelah peluncuran resmi 22 Mei. Artinya Apple kini makin serius bermain online.
Dulu Apple sangat menjaga distribusi. Kini marketplace besar seperti Lazada ikut dipakai untuk distribusi resmi.
“Kolaborasi dengan Apple memperkuat komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman belanja premium yang aman dan nyaman,” ujar Erika Agustine, Commercial Director Lazada Indonesia.Lazada tampaknya tahu pasar laptop premium sedang berubah.
Orang sekarang makin berani membeli laptop mahal secara online. Asal jelas: asli. Bergaransi. Aman.
Karena itu Lazada menonjolkan tiga hal: produk autentik, jaminan stok, dan customer care. Sebab pembeli Apple paling takut barang palsu. Di sisi lain,
![MacBook Neo: Apple Mulai Serius Incar Mahasiswa Indonesia dengan Laptop Rp9 Jutaan]()
iBox juga tidak mau kalah.
Sebagai Apple Premium Reseller terbesar di Indonesia, iBox menggelar peluncuran besar di Kota Kasablanka.
CEO Erajaya Digital Joy Wahjudi bilang MacBook Neo akan menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari performa tinggi dengan harga lebih terjangkau. Kalimat “lebih terjangkau” itu penting.
Berarti Apple sadar: pasar laptop premium Indonesia mulai jenuh di kelas atas. Mereka perlu pengguna baru. MacBook Neo memang dibuat untuk itu.
Spesifikasinya cukup menarik.
Layarnya 13 inci Liquid Retina. Resolusi tinggi. Mendukung hingga 1 miliar warna.
Bodinya aluminium. Tipis. Ringan. Tetap khas Apple.
Warnanya juga dibuat lebih muda: blush, indigo, silver, dan citrus.
Nama citrus itu terdengar seperti minuman jeruk.
Tapi Apple memang ingin MacBook ini terasa lebih segar dan lebih muda.
Mesinnya memakai Apple Silicon. Apple tidak menyebut detail chipsetnya di materi resmi. Tapi dijanjikan cukup kuat untuk browsing, streaming, editing foto, sampai fitur AI.
Menariknya lagi: tanpa kipas. Artinya benar-benar senyap. Baterainya diklaim tahan sampai 16 jam. Cukup untuk dipakai kuliah seharian tanpa charger.
Kamera FaceTime HD 1080p sudah standar baru sekarang. Speaker-nya mendukung Spatial Audio. MacOS Tahoe juga langsung dibenamkan. Lengkap dengan integrasi iPhone dan Apple Intelligence.
Apple tampaknya sedang mengubah strategi. Dulu mereka fokus eksklusif. Mahal. Premium. Sekarang mereka tetap premium. Tapi mulai membuka pintu lebih lebar. Indonesia memang pasar yang menarik.
Jumlah mahasiswa besar. Kreator konten muda tumbuh cepat. Pengguna iPhone juga makin banyak. Masalahnya satu: harga MacBook selama ini terlalu tinggi. Maka Neo lahir.
Harga Rp9,9 juta itu memang masih mahal dibanding laptop Windows biasa. Tapi untuk ukuran Apple, itu sudah masuk kategori “murah”. Apalagi ada cicilan 0 persen.
Lazada memberi cashback setara satu kali cicilan. Ada bonus skincare dan haircare premium juga. Beli laptop dapat skincare.
iBox juga memberi cicilan bebas hingga dua bulan dan perlindungan Mac sampai 12 bulan.
Persaingan penjualan laptop premium kini memang bukan lagi soal spesifikasi saja. Tapi juga pengalaman membeli. Dan Apple tampaknya mulai belajar lebih agresif menghadapi pasar Asia Tenggara. Termasuk Indonesia.
Itu membuat banyak orang kaget. Selama ini MacBook identik dengan harga belasan sampai puluhan juta rupiah. Kini Apple mulai turun gunung.
Targetnya jelas: mahasiswa. Pelajar. Pengguna pertama MacBook. Lazada sampai ikut bangga.
Platform e-commerce itu resmi menjadi mitra peluncuran MacBook Neo di Indonesia. Pre-order dibuka sejak 15 Mei 2026. Unit mulai dikirim setelah peluncuran resmi 22 Mei. Artinya Apple kini makin serius bermain online.
Dulu Apple sangat menjaga distribusi. Kini marketplace besar seperti Lazada ikut dipakai untuk distribusi resmi.
“Kolaborasi dengan Apple memperkuat komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman belanja premium yang aman dan nyaman,” ujar Erika Agustine, Commercial Director Lazada Indonesia.Lazada tampaknya tahu pasar laptop premium sedang berubah.
Orang sekarang makin berani membeli laptop mahal secara online. Asal jelas: asli. Bergaransi. Aman.
Karena itu Lazada menonjolkan tiga hal: produk autentik, jaminan stok, dan customer care. Sebab pembeli Apple paling takut barang palsu. Di sisi lain,

iBox juga tidak mau kalah.
Sebagai Apple Premium Reseller terbesar di Indonesia, iBox menggelar peluncuran besar di Kota Kasablanka.
CEO Erajaya Digital Joy Wahjudi bilang MacBook Neo akan menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari performa tinggi dengan harga lebih terjangkau. Kalimat “lebih terjangkau” itu penting.
Berarti Apple sadar: pasar laptop premium Indonesia mulai jenuh di kelas atas. Mereka perlu pengguna baru. MacBook Neo memang dibuat untuk itu.
Spesifikasinya cukup menarik.
Layarnya 13 inci Liquid Retina. Resolusi tinggi. Mendukung hingga 1 miliar warna.
Bodinya aluminium. Tipis. Ringan. Tetap khas Apple.
Warnanya juga dibuat lebih muda: blush, indigo, silver, dan citrus.
Nama citrus itu terdengar seperti minuman jeruk.
Tapi Apple memang ingin MacBook ini terasa lebih segar dan lebih muda.
Mesinnya memakai Apple Silicon. Apple tidak menyebut detail chipsetnya di materi resmi. Tapi dijanjikan cukup kuat untuk browsing, streaming, editing foto, sampai fitur AI.
Menariknya lagi: tanpa kipas. Artinya benar-benar senyap. Baterainya diklaim tahan sampai 16 jam. Cukup untuk dipakai kuliah seharian tanpa charger.
Kamera FaceTime HD 1080p sudah standar baru sekarang. Speaker-nya mendukung Spatial Audio. MacOS Tahoe juga langsung dibenamkan. Lengkap dengan integrasi iPhone dan Apple Intelligence.
Apple tampaknya sedang mengubah strategi. Dulu mereka fokus eksklusif. Mahal. Premium. Sekarang mereka tetap premium. Tapi mulai membuka pintu lebih lebar. Indonesia memang pasar yang menarik.
Jumlah mahasiswa besar. Kreator konten muda tumbuh cepat. Pengguna iPhone juga makin banyak. Masalahnya satu: harga MacBook selama ini terlalu tinggi. Maka Neo lahir.
Harga Rp9,9 juta itu memang masih mahal dibanding laptop Windows biasa. Tapi untuk ukuran Apple, itu sudah masuk kategori “murah”. Apalagi ada cicilan 0 persen.
Lazada memberi cashback setara satu kali cicilan. Ada bonus skincare dan haircare premium juga. Beli laptop dapat skincare.
iBox juga memberi cicilan bebas hingga dua bulan dan perlindungan Mac sampai 12 bulan.
Persaingan penjualan laptop premium kini memang bukan lagi soal spesifikasi saja. Tapi juga pengalaman membeli. Dan Apple tampaknya mulai belajar lebih agresif menghadapi pasar Asia Tenggara. Termasuk Indonesia.
(dan)
Lihat Juga :