Bos Asus: MacBook Neo Bikin Produsen Laptop Windows Terkejut

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:55 WIB
loading...
Bos Asus: MacBook Neo...
Apple dikenal sebagai produsen laptop mahal. Namun pada 2026, strategi itu berubah. Foto: Apple
A A A
SAN FRANSISCO - Melalui MacBook Neo, Apple menghadirkan laptop dengan harga mulai USD599 atau sekitar Rp10,18 juta. Harga ini membuat banyak produsen laptop Windows terkejut.

Co-CEO Asus S.Y. Hsu bahkan menyebut kehadiran MacBook Neo sebagai “shock bagi industri PC.”

“Selama ini Apple selalu berada di segmen harga tinggi. Ketika mereka merilis produk yang sangat terjangkau, tentu ini menjadi kejutan bagi seluruh industri,” kata Hsu dalam laporan keuangan Asus.

Mengubah Peta Persaingan Laptop

Selama bertahun-tahun, Apple hampir tidak pernah bersaing di segmen laptop murah. MacBook, dikenal sebagai laptop yang mahal dan premium. Menyasar konsumen seperti desainer, pekerja profesional, serta kalangan berduit.

Pasar “laptop murah” biasanya dikuasai laptop Windows dari berbagai merek yang menggunakan prosesor Intel atau AMD.

Namun dengan harga sekitar Rp10 juta, MacBook Neo kini langsung masuk ke segmen yang sama dengan banyak laptop Windows kelas menengah.

Menurut Hsu, seluruh ekosistem PC kini mulai membahas cara menghadapi produk tersebut.

“Di dalam ekosistem PC, banyak diskusi tentang bagaimana bersaing dengan produk ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemain besar seperti Microsoft, Intel, dan AMD juga memantau perkembangan MacBook Neo.

Spesifikasi MacBook Neo

Meski lebih murah, Apple tetap membekali MacBook Neo dengan spesifikasi yang cukup modern.

Laptop ini menggunakan chip A18 Pro yang memiliki CPU 6-core dan GPU 5-core. Ini menjadi Mac pertama yang menggunakan chip seri A, bukan prosesor M-series seperti MacBook Air atau MacBook Pro.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
MacBook Neo: Apple Mulai...
MacBook Neo: Apple Mulai Serius Incar Mahasiswa Indonesia dengan Laptop Rp9 Jutaan
Heboh! MacBook Neo Resmi...
Heboh! MacBook Neo Resmi Masuk Indonesia, Laptop Apple Termurah Hanya Rp10 Jutaan
Bocoran Spesifikasi...
Bocoran Spesifikasi dan Harga iPhone 18 Series serta iPhone Ultra Foldable 2026
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Profil Pendidikan John...
Profil Pendidikan John Ternus, dari Lulusan Teknik Mesin kini CEO Baru Apple
Rekomendasi
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
3 Produsen Oplos 5 Merek...
3 Produsen Oplos 5 Merek Beras Premium, Ini Nama-namanya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved