Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Selasa, 26 Mei 2026 - 11:11 WIB
loading...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data UFO. FOTO/ AOL
A
A
A
NEW YORK - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah memerintahkan Pentagon untuk membuka dan merilis berbagai dokumen rahasia pemerintah terkait UFO dan kehidupan ekstraterestrial kepada publik
Gedung Putih akan mulai merilis dokumen benda terbang tak dikenal atau UFO secara bertahap, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan deklasifikasi materi tersebut. Informasi awal itu disebut akan muncul mulai Jumat 8 Mei waktu setempat, dan publik diminta menunggu karena pelepasannya tidak dilakukan sekaligus.
Anggota Kongres dari Partai Republik, Tim Burchett, menyampaikan bahwa rilis perdana kemungkinan berisi sejumlah laporan dari pilot dan mungkin satu video. Ia mengatakan kepada The New York Post bahwa materi itu berkaitan dengan laporan pilot militer AS yang pernah berhadapan dengan benda terbang tak dikenal.
Burchett menegaskan bahwa rilis tahap pertama tidak akan memuat 46 video UFO yang sebelumnya diminta Kongres agar dipublikasikan oleh Departemen Pertahanan AS. Artinya, dokumen yang keluar pada tahap awal masih terbatas dan belum memenuhi seluruh permintaan legislator.
Pemerintah disebut memilih pola rilis mingguan untuk dokumen ini. Skema tersebut berbeda dengan publikasi dokumen pembunuhan Presiden John F. Kennedy maupun kasus Jeffrey Epstein yang kerap menjadi pembanding dalam pembahasan soal keterbukaan arsip negara.
Burchett, yang masuk dalam kelompok kerja Komite Pengawasan DPR AS terkait deklasifikasi dokumen federal, menyebut masih ada sebagian anggota legislatif yang menolak rencana pembukaan dokumen UFO. Meski begitu, dia menyatakan yakin Trump akan menepati janjinya untuk membuka materi tersebut kepada publik.
“Transparansi tidak akan terjadi sekaligus, butuh waktu,” kata Burchett. Pernyataan itu menegaskan bahwa proses pembukaan arsip UFO diposisikan sebagai tahapan bertahap, bukan satu pengumuman besar yang langsung menuntaskan seluruh permintaan publik.
Pembahasan soal UFO kembali mendapat perhatian setelah pada Februari lalu mantan presiden AS Barack Obama berbicara dalam siniar Brian Cohen. Obama mengatakan ia percaya alien ada, tetapi juga menegaskan tidak pernah menemukan bukti kontak dengan makhluk luar angkasa itu selama masa kepresidenannya.
Perkembangan rilis dokumen ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian karena menyangkut laporan pilot militer, video yang belum sepenuhnya dibuka, dan janji keterbukaan yang kini digerakkan dari Gedung Putih.
Gedung Putih akan mulai merilis dokumen benda terbang tak dikenal atau UFO secara bertahap, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan deklasifikasi materi tersebut. Informasi awal itu disebut akan muncul mulai Jumat 8 Mei waktu setempat, dan publik diminta menunggu karena pelepasannya tidak dilakukan sekaligus.
Anggota Kongres dari Partai Republik, Tim Burchett, menyampaikan bahwa rilis perdana kemungkinan berisi sejumlah laporan dari pilot dan mungkin satu video. Ia mengatakan kepada The New York Post bahwa materi itu berkaitan dengan laporan pilot militer AS yang pernah berhadapan dengan benda terbang tak dikenal.
Burchett menegaskan bahwa rilis tahap pertama tidak akan memuat 46 video UFO yang sebelumnya diminta Kongres agar dipublikasikan oleh Departemen Pertahanan AS. Artinya, dokumen yang keluar pada tahap awal masih terbatas dan belum memenuhi seluruh permintaan legislator.
Pemerintah disebut memilih pola rilis mingguan untuk dokumen ini. Skema tersebut berbeda dengan publikasi dokumen pembunuhan Presiden John F. Kennedy maupun kasus Jeffrey Epstein yang kerap menjadi pembanding dalam pembahasan soal keterbukaan arsip negara.
Burchett, yang masuk dalam kelompok kerja Komite Pengawasan DPR AS terkait deklasifikasi dokumen federal, menyebut masih ada sebagian anggota legislatif yang menolak rencana pembukaan dokumen UFO. Meski begitu, dia menyatakan yakin Trump akan menepati janjinya untuk membuka materi tersebut kepada publik.
“Transparansi tidak akan terjadi sekaligus, butuh waktu,” kata Burchett. Pernyataan itu menegaskan bahwa proses pembukaan arsip UFO diposisikan sebagai tahapan bertahap, bukan satu pengumuman besar yang langsung menuntaskan seluruh permintaan publik.
Pembahasan soal UFO kembali mendapat perhatian setelah pada Februari lalu mantan presiden AS Barack Obama berbicara dalam siniar Brian Cohen. Obama mengatakan ia percaya alien ada, tetapi juga menegaskan tidak pernah menemukan bukti kontak dengan makhluk luar angkasa itu selama masa kepresidenannya.
Perkembangan rilis dokumen ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian karena menyangkut laporan pilot militer, video yang belum sepenuhnya dibuka, dan janji keterbukaan yang kini digerakkan dari Gedung Putih.
(wbs)
Lihat Juga :