Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:31 WIB
loading...
Tanda-tanda Lempeng...
Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan.Foto/ Live Science
A A A
CAPE TOWN - Para ilmuwan meyakini bahwa mereka baru saja menemukan tanda-tanda pertama bahwa batas lempeng tektonik baru sedang terbentuk di bawah Zambia.

Fokus penelitian ini adalah Sesar Kafue, bagian dari garis patahan yang membentang sekitar 2.500 km dari Tanzania ke Namibia.

Para ahli geologi sebelumnya meyakini bahwa celah Kafue telah lama "mati," tetapi bukti terbaru menunjukkan bahwa area tersebut mungkin aktif kembali, menurut CNN pada 14 Mei.

Studi sebelumnya telah mencatat berbagai anomali seperti gempa mikro, peningkatan suhu bawah permukaan, dan perubahan yang sangat kecil pada ketinggian permukaan. Namun, penelitian baru ini memberikan bukti yang lebih kuat berdasarkan data geokimia.

Tim peneliti mengumpulkan gas dari mata air panas dan sumur panas bumi di Zambia. Mereka sangat tertarik pada rasio antara helium-3 dan helium-4 – dua isotop gas helium.

Hasil penelitian menunjukkan kadar helium-3 yang luar biasa tinggi, sebuah pertanda bahwa material dari mantel bumi bagian dalam naik ke permukaan melalui retakan yang baru terbentuk.

Menurut ketua tim peneliti Rūta Karolytė, yang bekerja di Universitas Oxford (Inggris), ini adalah bukti penting yang menunjukkan bahwa lempeng tektonik meregang dan mulai terpisah di daerah ini – langkah pertama menuju pembentukan batas lempeng tektonik baru.

Namun, para ahli menekankan bahwa proses ini sangat lambat. Menurut Profesor Mike Daly, salah satu penulis studi di Universitas Oxford, bahkan pada kecepatan tercepat pun, dibutuhkan beberapa juta tahun agar retakan tersebut berkembang menjadi batas lempeng yang sebenarnya, sedangkan pada kecepatan paling lambat, bisa memakan waktu 10-20 juta tahun.

Jika proses ini berlanjut, Afrika bagian selatan secara bertahap dapat terpisah dari bagian benua lainnya. Sebelum itu terjadi, wilayah tersebut akan mengalami lebih banyak gempa bumi, aktivitas vulkanik, lembah retakan yang dalam, dan danau-danau besar. Pada akhirnya, air laut dapat masuk dan membentuk samudra baru.

Selain nilai ilmiahnya, penemuan ini juga membuka potensiekonomibagi Zambia. Sumber daya panas bumi di sini dapat dimanfaatkan untuk pembangkit listrik, sementara helium – yang penting untuk kedokteran dan teknologi tinggi – juga dapat menjadi sumber daya yang berharga.

Namun, tim peneliti meyakini bahwa diperlukan lebih banyak data dalam skala yang lebih luas untuk memastikan apakah retakan Kafue benar-benar merupakan batas tektonik baru atau hanya aktivitas geologi lokal.

Jika hipotesis ini terbukti benar, ini akan menjadi salah satu kesempatan langka bagi manusia untuk menyaksikan "kelahiran" lempeng tektonik tepat pada saat pembentukannya dimulai.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Rekomendasi
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Berita Terkini
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Formulasi Berbasis Sains...
Formulasi Berbasis Sains dan Teknologi untuk Regenerasi Kulit Diperkenalkan
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved