Ternyata AI Sudah Ada dari Era Perang Dunia II

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:33 WIB
loading...
A A A
Dengan kemajuan pesat dalam perangkat keras komputer dan pengembangan teknologi seperti jaringan saraf dan pembelajaran mesin, potensi AI telah meledak. Saat ini, Anda dapat membangun chatbot AI pribadi menggunakan Raspberry Pi, dan bahkan lulus uji Turing. Ini akan menjadi fiksiilmiahhanya satu dekade yang lalu, tetapi jalan untuk mencapainya dimulai hampir seabad yang lalu.

Antusiasme seputar realitas virtual tampaknya sedikit mereda dalam beberapa tahun terakhir. Pada suatu waktu, VR modern begitu populer sehingga Facebook mengubah namanya menjadi "Meta" untuk mencerminkan investasi besar seluruh perusahaan dalam "metaverse" berbasis VR sebagai masa depan. Saat ini, Meta belum menutup metaverse VR, tetapi antusiasmenya jelas telah mereda.

Menariknya, ini adalah upaya ketiga VR (dan sejauh ini yang terbaik) untuk menjadi sesuatu yang nyata. Meskipun kita dapat berpendapat bahwa realitas virtual dimulai sebagai gambar panorama yang jelas, VR seperti yang kita pikirkan saat ini dimulai pada akhir tahun 1960-an dengan penemuan perangkat tampilan yang dipasang di kepala pertamadi dunia

. Disebut "Pedang Damocles" dan diciptakan oleh Ivan Sutherland, perangkat besar ini dan struktur pendukungnya dimaksudkan untuk terasa seperti pedang yang menggantung di atas kepala seseorang.

Ledakan VR pertama yang paling Anda kenal terjadi pada tahun 90-an. Saat itu, Anda dapat menemukan game VR di mesin arcade, dan beberapa produk VR konsumen awal, tetapi harganya juga sangat mahal.

Sayangnya, teknologinya belum siap saat itu. Headset yang besar dan menyebabkan sakit leher serta grafis dengan frame rate rendah yang mudah menyebabkan mual bukanlah resep yang baik untuk produk VR.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
CEO Tampan yang Menyamar...
CEO Tampan yang Menyamar Xu Peng Jualan Sayur, Potret Nyata Aktor China Digusur AI
Ingin Kuliah AI? Ini...
Ingin Kuliah AI? Ini 20 Universitas di Indonesia yang Membuka Jurusan Kecerdasan Buatan
Dokter Indonesia Kembangkan...
Dokter Indonesia Kembangkan AI untuk Deteksi Dini Gagal Jantung, Pasien Tak Lagi Bolak-balik Masuk RS
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
Rekomendasi
Putusan Praperadilan...
Putusan Praperadilan Roy Suryo Jilid II Dibacakan 20 Juli
UGM Dinilai Keliru Ajukan...
UGM Dinilai Keliru Ajukan Keberatan ke PTUN Jakarta, Bonjowi Hadirkan Saksi Ahli untuk Meluruskan
Ledakan di Gudang Amunisi...
Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Korban Dilarikan ke RSUD Caruban
Berita Terkini
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved