Hanya Rp4 Jutaan, Seberat HP: Alasan DJI Lito 1 Jadi Pilihan Paling Rasional bagi Pemula
Selasa, 05 Mei 2026 - 10:26 WIB
loading...
Inovasi sensor LiDAR dan sistem anti-tabrak 360 derajat menjadikan seri Lito sebagai standar baru bagi siapa saja yang ingin mulai berkarya lewat udara tanpa risiko jatuh. Foto: DJI
A
A
A
JAKARTA - Terbangkan drone kini tidak lagi perlu nyali besar. Ini karena DJI resmi merilis seri Lito di Indonesia. Tujuannya satu: menjawab ketakutan klasik pemula yang takut “hartanya” hancur menabrak tembok.
Ada dua model yang diluncurkan: Lito 1 dan Lito X1. Keduanya punya bobot "ajaib" 249 gram. Angka ini penting bagi pasar global. Di banyak negara, drone di bawah 250 gram minim regulasi. Tidak butuh izin terbang yang rumit. Ini strategi pasar yang sangat jitu untuk menarik pengguna kasual.
Keunggulan utamanya adalah Omnidirectional Obstacle Sensing. Sensor rintangannya ada di segala arah. Drone ini bisa mendeteksi dinding atau tebing secara otomatis.
Lito X1 bahkan lebih mewah. Ada tambahan sensor LiDAR di bagian depan. Teknologi ini biasanya ada di mobil otonom.
Navigasi jadi sangat presisi, bahkan di area menantang atau minim cahaya. DJI Lito 1 bisa disebut sebagai ini: "drone murah yang sulit ditabrakkan".
![Hanya Rp4 Jutaan, Seberat HP: Alasan DJI Lito 1 Jadi Pilihan Paling Rasional bagi Pemula]()
Kameranya pun bukan kaleng-kaleng. Lito 1 dibekali sensor 1/2 inci CMOS 48 MP dengan aperture f/1.8. Hasil fotonya diklaim bisa mencapai resolusi 8K untuk kebutuhan cropping.
Harganya mulai Rp4.901.000. Untuk paket Two-Battery Combo dibanderol Rp5.637.000, dan Fly More Combo seharga Rp6.863.000.
Bagi yang ingin lebih profesional, ada Lito X1. Sensornya lebih besar: 1/1.3 inci CMOS 48 MP dengan aperture f/1.7. Dynamic range-nya mencapai 14 stop. Sudah mendukung profil warna 10-bit D-Log M. Sangat cocok untuk proses color grading.
Harganya mulai Rp6.100.000. Untuk paket Fly More Combo (RC-N3) seharga Rp6.836.000, versi RC 2 sebesar Rp9.778.000, dan paket tertinggi Fly More Combo Plus (RC 2) di angka Rp11.004.000.
Fitur pintarnya lengkap. Ada ActiveTrack yang bisa mengejar objek hingga kecepatan 12 meter per detik. Ada juga mode otomatis QuickShots dan MasterShots.
Pemula bisa membuat video dengan gerakan kamera kompleks tanpa perlu keterampilan teknis tinggi. Ketahanan anginnya mencapai 10,7 meter per detik. Terbang di pantai yang berangin pun tetap stabil.
Daya tahannya tangguh. Bisa terbang hingga 36 menit. Jarak transmisinya jauh: 15 km dengan kualitas live view 1080p 60 FPS. Pindah file ke ponsel juga kencang, mencapai 50 MB per detik lewat teknologi Wi-Fi 6.
Pasar drone ringan kini tidak lagi sekadar mainan. Dengan seri Lito, DJI memberikan alat profesional yang sangat ramah untuk tangan pilot baru.
Fitur DJI Lito Series:
1. Sistem Anti-Tabrak: Dilengkapi sensor rintangan omnidirectional 360 derajat yang membuat drone sangat aman bagi pilot pemula.
2. Sensor LiDAR: Model Lito X1 memiliki teknologi LiDAR untuk akurasi navigasi dan deteksi rintangan yang lebih presisi di kondisi minim cahaya.
3. Kualitas Visual: Lito X1 mengusung sensor 1/1.3 inci dengan dynamic range 14 stop, sementara Lito 1 menggunakan sensor 1/2 inci yang mampu
memotret hingga resolusi 8K.
4. Bebas Regulasi Berat: Memiliki bobot hanya 249 gram, sehingga lebih fleksibel digunakan di berbagai negara tanpa kendala aturan berat drone.
5. Teknologi Transmisi O4: Mendukung transmisi video hingga jarak 15 km dengan latensi rendah dan tampilan langsung berkualitas tinggi.
Ada dua model yang diluncurkan: Lito 1 dan Lito X1. Keduanya punya bobot "ajaib" 249 gram. Angka ini penting bagi pasar global. Di banyak negara, drone di bawah 250 gram minim regulasi. Tidak butuh izin terbang yang rumit. Ini strategi pasar yang sangat jitu untuk menarik pengguna kasual.
Keunggulan utamanya adalah Omnidirectional Obstacle Sensing. Sensor rintangannya ada di segala arah. Drone ini bisa mendeteksi dinding atau tebing secara otomatis.
Lito X1 bahkan lebih mewah. Ada tambahan sensor LiDAR di bagian depan. Teknologi ini biasanya ada di mobil otonom.
Navigasi jadi sangat presisi, bahkan di area menantang atau minim cahaya. DJI Lito 1 bisa disebut sebagai ini: "drone murah yang sulit ditabrakkan".

Kameranya pun bukan kaleng-kaleng. Lito 1 dibekali sensor 1/2 inci CMOS 48 MP dengan aperture f/1.8. Hasil fotonya diklaim bisa mencapai resolusi 8K untuk kebutuhan cropping.
Harganya mulai Rp4.901.000. Untuk paket Two-Battery Combo dibanderol Rp5.637.000, dan Fly More Combo seharga Rp6.863.000.
Bagi yang ingin lebih profesional, ada Lito X1. Sensornya lebih besar: 1/1.3 inci CMOS 48 MP dengan aperture f/1.7. Dynamic range-nya mencapai 14 stop. Sudah mendukung profil warna 10-bit D-Log M. Sangat cocok untuk proses color grading.
Harganya mulai Rp6.100.000. Untuk paket Fly More Combo (RC-N3) seharga Rp6.836.000, versi RC 2 sebesar Rp9.778.000, dan paket tertinggi Fly More Combo Plus (RC 2) di angka Rp11.004.000.
Fitur pintarnya lengkap. Ada ActiveTrack yang bisa mengejar objek hingga kecepatan 12 meter per detik. Ada juga mode otomatis QuickShots dan MasterShots.
Pemula bisa membuat video dengan gerakan kamera kompleks tanpa perlu keterampilan teknis tinggi. Ketahanan anginnya mencapai 10,7 meter per detik. Terbang di pantai yang berangin pun tetap stabil.
Daya tahannya tangguh. Bisa terbang hingga 36 menit. Jarak transmisinya jauh: 15 km dengan kualitas live view 1080p 60 FPS. Pindah file ke ponsel juga kencang, mencapai 50 MB per detik lewat teknologi Wi-Fi 6.
Pasar drone ringan kini tidak lagi sekadar mainan. Dengan seri Lito, DJI memberikan alat profesional yang sangat ramah untuk tangan pilot baru.
Fitur DJI Lito Series:
![Hanya Rp4 Jutaan, Seberat HP: Alasan DJI Lito 1 Jadi Pilihan Paling Rasional bagi Pemula]()
1. Sistem Anti-Tabrak: Dilengkapi sensor rintangan omnidirectional 360 derajat yang membuat drone sangat aman bagi pilot pemula.
2. Sensor LiDAR: Model Lito X1 memiliki teknologi LiDAR untuk akurasi navigasi dan deteksi rintangan yang lebih presisi di kondisi minim cahaya.
3. Kualitas Visual: Lito X1 mengusung sensor 1/1.3 inci dengan dynamic range 14 stop, sementara Lito 1 menggunakan sensor 1/2 inci yang mampu
memotret hingga resolusi 8K.
4. Bebas Regulasi Berat: Memiliki bobot hanya 249 gram, sehingga lebih fleksibel digunakan di berbagai negara tanpa kendala aturan berat drone.
5. Teknologi Transmisi O4: Mendukung transmisi video hingga jarak 15 km dengan latensi rendah dan tampilan langsung berkualitas tinggi.
(dan)
Lihat Juga :