Spesies Badak Baru Ditemukan di Arktik, Membeku Jutaan Tahun

Kamis, 23 April 2026 - 22:14 WIB
loading...
Spesies Badak Baru Ditemukan...
Spesies Badak Baru Ditemukan di Arktik.Foto/ Daily
A A A
ALASKA - Spesies Badak Baru Ditemukan di Arktik, Membeku Jutaan Tahun

Alaska- Para ilmuwan baru saja menemukan spesies badak purba yang sama sekali baru di Arktik. Penemuan ini tidak hanya mengejutkan dari segi habitatnya, tetapi juga membuka perspektif baru tentang sejarah evolusi dan migrasi badak.

Spesies badak purba itu diberi nama Epiatheracerium itjilik, di mana "itjilik" berarti "embun beku" dalam bahasa Inuit, yang mencerminkan lingkungan keras tempat ia pernah hidup.

Menurut Science Daily , fosil badak yang hampir lengkap ini ditemukan oleh tim peneliti dari Museum Alam Kanada di sebuah danau di dalam Kawah Haughton di Pulau Devon, wilayah Nunavut.

Ini adalah salah satu daerah paling keras di planet ini saat ini, sehingga penemuan spesies badak yang pernah hidup di sini menjadi sangat menakjubkan.

Berdasarkan kondisi gigi dan tulangnya,para ilmuwanpercaya bahwa individu ini berada pada tahap dewasa awal atau pertengahan. Yang menarik, ia tidak memiliki tanduk, tidak seperti gambaran badak yang kita kenal saat ini.

Sebelum menamai spesies tersebut, tim peneliti berkonsultasi dengan Jarloo Kiguktak, seorang tetua Inuit dan mantan walikota komunitas Grise Fiord, pemukiman Inuit paling utara di Kanada.

Nama "itjilik" dipilih untuk menghormati warisan budaya asli dan karakteristik "dingin" dari lingkungan tempat spesies ini pernah hidup.

Penemuan ini sangat penting karena merupakan badak dengan garis lintang tertinggi yang pernah tercatat. Hal ini memaksa para ilmuwan untuk mempertimbangkan kembali sejarah evolusi dan distribusi geografis badak.

Melalui analisis lebih lanjut terhadap 57 spesies badak purba lainnya, penelitian ini menunjukkan bahwa wilayah Arktik pernah memainkan peran penting dalam evolusi kelompok hewan ini.

Para ilmuwan juga berhipotesis bahwa badak mungkin bermigrasi antara Eropa dan Amerika Utara melalui jembatan darat kuno yang kini telah lenyap, yang disebut Jembatan Darat Atlantik Utara. Penemuan Epiatheracerium itjilik sekali lagi menegaskan pentingnya Arktik dalam penelitian paleontologi.

Meskipun saat ini Arktik adalah wilayah yang dingin dan keras, wilayah ini mungkin merupakan koridor migrasi dan evolusi yang penting bagi banyak hewan besar di masa lalu, tidak hanya membantu kita lebih memahami badak tetapi juga menunjukkan bahwa habitat spesies-spesies ini jauh lebih fleksibel dan beragam daripada saat ini.

Hal ini juga menimbulkan pertanyaan besar: berapa banyak spesies hewan purba yang masih "tertidur" di bawah lapisan es abadi Arktik?
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Kejari Jaksel Ungkap...
Kejari Jaksel Ungkap Alasan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved