Jangan Anggap Remeh, Ini Alasan Kenapa HP Anda Harus Sering Restart!

Rabu, 22 April 2026 - 07:30 WIB
loading...
Jangan Anggap Remeh,...
Terlihat sepele, kebiasaan mematikan dan menyalakan kembali ponsel secara rutin ternyata menjadi kunci utama menjaga performa mesin dan daya tahan baterai, baik untuk iPhone maupun Android. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A A A
JAKARTA - Kalimat ini mungkin terdengar menyebalkan: "Coba matikan, lalu nyalakan lagi."

Tapi, itulah solusi paling mujarab di dunia teknologi. Saat komputer bermasalah atau Wi-Fi tiba-tiba putus, restart adalah langkah pertama. Hal yang sama berlaku untuk ponsel pintar di saku Anda.

Anda harus rutin me-restart ponsel. Walaupun ponsel itu terasa baik-baik saja.

Kenapa? Ini bukan sekadar mitos. Menyalakan ulang perangkat akan membersihkan gangguan perangkat lunak (software glitches). Langkah ini juga mematikan proses yang diam-diam berjalan di latar belakang. Efeknya langsung terasa pada performa dan keawetan baterai.

Ini bukan tentang proses restart otomatis saat Anda memperbarui sistem iOS atau Android. Pembaruan sistem itu hanya terjadi beberapa bulan sekali. Ini tentang kebiasaan harian.

Tentu, spesifikasi perangkat ikut menentukan. Ponsel baru pasti lebih mulus dari yang lama. Di pasar, perbedaan kecepatan ini sangat terlihat antara iPhone dan Android. Ponsel termurah Apple sekalipun tetap menggunakan cip tercepat mereka. Sementara pada Android, ponsel kelas bawah atau entry-level dipastikan memakai cip yang lebih lambat.

Lalu, seberapa sering kita harus me-restart ponsel?

Mari kita lihat iPhone. Apple tidak pernah mengeluarkan angka resmi seberapa sering harus dilakukan. Namun, dalam dokumen dukungannya, Apple menyarankan: jika ada aplikasi bermasalah, tutup dan buka lagi aplikasinya. Jika belum selesai, langkah selanjutnya adalah me-restart iPhone atau iPad Anda.

Proses ini akan menutup paksa semua aplikasi yang menggantung. Membiasakan diri melakukan restart—misalnya sekali seminggu atau sekali dalam dua minggu—sangat dianjurkan. Minimal, Anda jadi tahu kombinasi tombol apa yang harus ditekan jika sewaktu-waktu HP benar-benar macet.

Bagaimana dengan Android?

Pasar Android lebih rumit. Banyak vendor memakai antarmuka modifikasi di atas sistem operasi Google. Risiko bug tentu lebih tinggi.

Google punya jawaban sendiri. Dalam dokumen dukungan untuk ponsel Pixel, mereka menegaskan bahwa me-restart ponsel adalah langkah awal perbaikan.

"Dapat menyelesaikan banyak masalah perangkat lunak umum seperti aplikasi yang membeku, masalah kamera, atau konektivitas yang buruk," tulis Google.

Mereka menyebutnya sebagai solusi untuk masalah sementara. Namun, sama seperti Apple, Google tidak menyebut frekuensi pastinya.

Sikap berbeda diambil oleh Samsung. Sebagai penjual ponsel Android terbesar di dunia, pabrikan asal Korea Selatan ini punya standar lebih ketat.

Dalam dokumen dukungannya, Samsung menyarankan penggunanya untuk rutin me-restart ponsel Galaxy agar tidak melambat atau membeku. "Jadikan menyalakan ulang ponsel Galaxy Anda sebagai kebiasaan sehari-hari," tulis pihak Samsung.

Bagi sebagian orang, restart tiap hari mungkin terdengar berlebihan. Apalagi jika mereka memakai ponsel kelas atas seperti Galaxy S26 series yang cipnya kencang. Namun, ini sangat masuk akal untuk ponsel kelas menengah ke bawah seperti seri Galaxy A.

Menariknya, karena sadar orang sering lupa, Samsung menyediakan fitur "Auto restart" di menu Pengaturan. Ponsel bisa diatur untuk mati dan menyala sendiri secara otomatis sesuai jadwal harian atau mingguan Anda.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Honor Magic V6 dan Ponsel...
Honor Magic V6 dan Ponsel Robotik: Strategi Honor Melawan Dominasi Apple dan Samsung
Samsung Menguji Baterai...
Samsung Menguji Baterai Silikon-Karbon untuk Perangkat Mendatang
itel Luncurkan SUPER...
itel Luncurkan SUPER 26 ULTRA, Ditenagai UNISOC T7300 Padukan Gaya dan Kekuatan
Spesifikasi dan Fitur...
Spesifikasi dan Fitur Redmi A5, HP Sejutaan Paling Layak Beli di 2025?
Cara Memindahkan Data...
Cara Memindahkan Data dari HP Lama ke HP Baru, Lakukan Pencadangan Data Terlebih Dahulu
Goodbye Charger! Ilmuwan...
Goodbye Charger! Ilmuwan Ciptakan Baterai Hidup dari Jamur, Tinggal Siram Langsung ON!
China Klaim Berhasil...
China Klaim Berhasil Daur Ulang Baterai Bekas Kendaraan Listrik hingga 99 Persen
China Siapkan Teknologi...
China Siapkan Teknologi Isi Daya Mobil Listrik hanya 100 Detik
Baterai Litium-Sulfur...
Baterai Litium-Sulfur Stellantis 50% Lebih Cepat Isi Daya
Rekomendasi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Infografis
Alasan Kenapa Benjamin...
Alasan Kenapa Benjamin Netanyahu Dibenci Rakyatnya Sendiri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved