Akhir Era Tim Cook: Mengenang CEO yang Tak Pernah Jadi Steve Jobs, Namun Membuat Investor Kaya Raya
Selasa, 21 April 2026 - 08:04 WIB
loading...
A
A
A
Kunci suksesnya bukan pada ledakan ide-ide liar. Tapi, di eksekusi yang presisi.
Pertama, ia tahu cara memeras keuntungan dari apa yang sudah ada. Cook tidak merombak total iPhone, hanya memoles dan membesarkannya.
Di tangannya, pendapatan dari jualan iPhone saja meroket dari USD47,1 miliar menjadi USD209,6 miliar.
Kedua, ia menjadikan China sebagai produksi utama Apple. Memusatkan perakitan di Foxconn dan pemasok Tiongkok lainnya. Ini menekan biaya dan mendongkrak efisiensi.
Ketiga, ia sadar jualan perangkat keras ada batasnya. Maka, ia ciptakan ekosistem "uang sewa". Cook genjot layanan Services (App Store, iCloud, Apple Music, Apple Pay). Hasilnya ngeri: lini bisnis ini menyumbang lebih dari USD100 miliar setahun. Angka yang cukup untuk masuk daftar 40 perusahaan terbesar sejagat.
Keempat, ia menciptakan kategori produk baru yang fungsional dan bikin candu: wearables. Lahirlah Apple Watch dan AirPods. Kini keduanya jadi jam tangan dan earphone nirkabel paling laris di dunia.
Kelima, keputusan paling vital: transisi cip. Cook berani menceraikan prosesor Intel dari lini komputer Mac dan menggantinya dengan cip buatan sendiri (Apple Silicon). Ini membuat performa dan ketahanan baterai Macbook langsung melibas semua pesaingnya.
Tentu, Cook juga pernah gagal. Ia pernah minta maaf karena Apple Maps yang berantakan.
Pertama, ia tahu cara memeras keuntungan dari apa yang sudah ada. Cook tidak merombak total iPhone, hanya memoles dan membesarkannya.
Di tangannya, pendapatan dari jualan iPhone saja meroket dari USD47,1 miliar menjadi USD209,6 miliar.
Kedua, ia menjadikan China sebagai produksi utama Apple. Memusatkan perakitan di Foxconn dan pemasok Tiongkok lainnya. Ini menekan biaya dan mendongkrak efisiensi.
Ketiga, ia sadar jualan perangkat keras ada batasnya. Maka, ia ciptakan ekosistem "uang sewa". Cook genjot layanan Services (App Store, iCloud, Apple Music, Apple Pay). Hasilnya ngeri: lini bisnis ini menyumbang lebih dari USD100 miliar setahun. Angka yang cukup untuk masuk daftar 40 perusahaan terbesar sejagat.
Keempat, ia menciptakan kategori produk baru yang fungsional dan bikin candu: wearables. Lahirlah Apple Watch dan AirPods. Kini keduanya jadi jam tangan dan earphone nirkabel paling laris di dunia.
Kelima, keputusan paling vital: transisi cip. Cook berani menceraikan prosesor Intel dari lini komputer Mac dan menggantinya dengan cip buatan sendiri (Apple Silicon). Ini membuat performa dan ketahanan baterai Macbook langsung melibas semua pesaingnya.
Tentu, Cook juga pernah gagal. Ia pernah minta maaf karena Apple Maps yang berantakan.
Lihat Juga :