Reservoir Air Kuno Misterius Ditemukan di bawah Samudra Atlantik

Selasa, 21 April 2026 - 08:03 WIB
loading...
Reservoir Air Kuno Misterius...
Reservoir Air Kuno Misterius. Foto/ Daily
A A A
LONDON - Para ahli geologidari Universitas Leicester (Inggris) baru saja mengumumkan penemuan luar biasa: sebuah sistem air tawar kuno yang terletak jauh di bawah Samudra Atlantik.

Ini adalah pertama kalinya jenis sumber air ini tercatat secara langsung melalui survei lapangan.

Penelitian ini dilakukan selama ekspedisi di lepas pantai New England, di mana para ilmuwan mengumpulkan inti sedimen dan sekitar 10.000 liter air dari bawah dasar laut. Hasilnya menunjukkan bahwa sumber air ini berusia puluhan ribu tahun, terbentuk selama periode geologi kuno.

Menurut para peneliti, ini bukanlah air tawar murni, melainkan air dengan salinitas yang jauh lebih rendah daripada air laut. Meskipun demikian, keberadaannya dianggap sebagai penemuan penting, mengingat jumlah air tawar di Bumi yang terbatas, yang kurang dari 3% dari total sumber daya air dunia.

Menjelaskan asal-usulnya, Dr. Andrew McIntyre berpendapat bahwa sistem air ini mungkin terkait dengan zaman es di masa lalu. Ketika permukaan laut lebih rendah daripada sekarang, air hujan dan air lelehan mungkin meresap jauh ke dalam bumi, kemudian "terperangkap" di dasar laut ketika permukaan air naik kembali.

"Memahami dari mana air ini berasal, usianya, komposisi kimianya, dan bahkan sistem biologis internalnya sangat penting," tegasnya. Data ini tidak hanya membantu merekonstruksi sejarah iklim tetapi juga dapat memandu eksploitasi sumber daya di masa depan.

Penemuan ini sangat penting dalam konteks perubahan iklim yang meningkatkan risiko kekeringan secara global. Para ilmuwan berpendapat bahwa jika banyak sistem serupa yang ada, sistem tersebut berpotensi menjadi cadangan air untuk daerah-daerah yang kekurangan air.

Namun, para peneliti berhati-hati dalam menilai kelayakan eksploitasi tersebut. Mengakses lapisan laut dalam menghadirkan tantangan teknologi dan biaya yang signifikan, belum lagi risiko lingkungan yang terkait.

Proyek ini dilaksanakan bekerja sama dengan International Ocean Drilling Programme dan National Science Foundation. Sampel yang telah dikumpulkan kini telah dipindahkan ke laboratorium di Universitas Bremen untuk analisis lebih lanjut.

Para ilmuwan mengatakan ini baru permulaan. Di masa depan, data tersebut akan dirilis secara luas kepada komunitas ilmiah global untuk memberikan penjelasan lebih lanjut tentang mekanisme pembentukan dan peran dari "waduk purba" ini.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Kejari Jaksel Ungkap...
Kejari Jaksel Ungkap Alasan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved