Drone Pengintai AS Menghilang di atas Selat Hormuz, Ini Kecanggihannya

Jum'at, 17 April 2026 - 06:51 WIB
loading...
A A A
Meskipun Angkatan Laut AS belum mengkonfirmasi penyebabnya, beberapa teori telah diajukan. Beberapa sumber menyatakan bahwa UAV tersebut mungkin mengalami kerusakan teknis serius, sementara analisis lain tidak mengesampingkan kemungkinan gangguan dari sistem peperangan elektronik atau pertahanan udara Iran.

Perlu dicatat, media Iran dan beberapa sumber independen telah mengemukakan kemungkinan bahwa UAV tersebut ditembak jatuh, namun belum ada bukti konkret yang dirilis. Iran juga belum secara resmi mengaku bertanggung jawab.

MQ-4C Triton adalah salah satu UAV pengintai tercanggih di AS, yang dikembangkan oleh Northrop Grumman. Pesawat ini dapat terbang terus menerus selama lebih dari 24 jam pada ketinggian di atas 50.000 kaki, melakukan pengawasan maritim area luas dengan radar phased-array aktif dan sensor optik-inframerah canggihnya.

Dengan jumlah yang terbatas (kurang dari 20 unit), setiap kehilangan Triton secara signifikan berdampak pada kemampuan pengintaian Angkatan Laut AS di area-area penting seperti Timur Tengah dan Samudra Hindia.

Insiden ini juga terjadi hanya beberapa hari setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan gencatan senjata yang rapuh yang bertujuan untuk menstabilkan situasi di Selat Hormuz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Rekomendasi
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Berita Terkini
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved