Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!

Selasa, 14 April 2026 - 17:40 WIB
loading...
A A A
Platform seperti Instagram, YouTube, hingga game online diperkirakan akan menghadapi tekanan serupa, terutama jika memiliki basis pengguna anak yang besar.

Dalam konteks global, langkah Indonesia ini mencerminkan tren yang mulai menguat: negara tidak lagi sepenuhnya menyerahkan regulasi ruang digital kepada perusahaan teknologi.

Kritik: Transparansi dan Implementasi

Meski kebijakan ini memiliki tujuan yang jelas, kritik utama terletak pada transparansi dan mekanisme implementasi.

Tidak ada rincian bagaimana TikTok mengidentifikasi akun anak, apakah melalui verifikasi data, algoritma perilaku, atau kombinasi keduanya. Tanpa transparansi ini, sulit menilai akurasi kebijakan.

Selain itu, belum ada penjelasan mengenai dampak lanjutan terhadap pengguna yang terdampak. Apakah mereka dapat membuat akun baru setelah memenuhi usia, atau ada sistem pemulihan tertentu.

Kritik lain juga muncul pada potensi ketimpangan kebijakan antar platform. Jika satu platform patuh dan kehilangan pengguna, sementara platform lain belum, maka terjadi distorsi kompetisi.

Langkah penghapusan 780.000 akun ini menandai pergeseran penting dalam tata kelola ruang digital di Indonesia. Pemerintah tidak lagi sekadar mengawasi, tetapi mulai aktif memaksa perubahan struktural pada platform global.

Namun, keberhasilan kebijakan ini tidak hanya diukur dari jumlah akun yang dihapus, melainkan dari sejauh mana ekosistem digital menjadi lebih aman tanpa mengorbankan akses, inovasi, dan keseimbangan industri.

Dalam konteks ini, pekerjaan belum selesai.

Jika regulasi tidak diiringi dengan transparansi dan kesiapan teknis, maka kebijakan yang dimaksudkan untuk melindungi justru berisiko menciptakan ketidakpastian baru.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Babak Belur Dihantam...
Babak Belur Dihantam Kritik Global: Insiden Bocornya Rahasia Triliunan Rupiah Paksa IGRS Dievaluasi Total
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Aktivis Pemuda Apresiasi...
Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol
Rekomendasi
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Berita Terkini
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Infografis
Hamas Telah Meluluskan...
Hamas Telah Meluluskan Puluhan Ribu Anak Hafal Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved