Apple Tutup 3 Gerai Apple Store di Amerika, Alasannya Bikin Kaget!
Jum'at, 10 April 2026 - 10:51 WIB
loading...
A
A
A

Ini berarti para karyawan Towson harus berjuang dari nol untuk melamar pekerjaan kembali di perusahaan mereka sendiri, mencerabut kepastian kerja yang seharusnya dilindungi oleh serikat.
Hal ini memantik amarah dari Asosiasi Internasional Ahli Mesin dan Pekerja Dirgantara (IAM - International Association of Machinists and Aerospace Workers), organisasi induk yang menaungi serikat pekerja Towson. Apple dinilai memanipulasi celah hukum.
"Klaim Apple bahwa perjanjian tawar-menawar kolektif mencegah relokasi adalah salah dan memunculkan kekhawatiran serius bahwa penutupan ini adalah upaya sinis untuk memberangus serikat pekerja (bust the union)," serang perwakilan IAM dengan tegas.
Melihat nilai valuasi Apple yang menembus triliunan dolar, alasan penutupan gerai ikonik hanya karena "mal sepi" terasa sangat klise dan tidak rasional. Perusahaan sekelas Apple memiliki modal tanpa batas untuk mempertahankan atau merelokasi sebuah gerai tanpa harus mengorbankan pekerjanya.
Langkah ini secara jelas dibaca oleh pasar dan pengamat ketenagakerjaan sebagai sinyal ancaman dan unjuk kekuatan (show of force) dari manajemen pusat Apple kepada gerai-gerai lain di seluruh dunia: jangan berani membentuk serikat pekerja, atau toko Anda akan ditutup.
(dan)
Lihat Juga :