Kiamat Gawai China di AS! Trump Siap Cekik Total Huawei, ZTE, hingga Router Wi-Fi

Senin, 06 April 2026 - 10:44 WIB
loading...
A A A
Laporan Reuters mengungkap sebuah kelompok politisi lintas partai di AS merancang draf "MATCH Act". Targetnya sangat spesifik: mencekik SMIC, Hua Hong, Huawei, CXMT, dan YMTC (produsen cip papan atas China) agar tak bisa memperoleh apalagi menyervis alat manufaktur cip canggih yang tak mampu mereka buat sendiri.

Sasaran antara dari undang-undang ini adalah ASML, raksasa teknologi asal Belanda pembuat mesin litografi DUV (Deep Ultraviolet)—mesin seharga triliunan rupiah yang mutlak dibutuhkan untuk mencetak sirkuit cip mikroskopis.

Meski pemerintah Belanda (di bawah tekanan AS) telah melarang ASML mengekspor mesin paling mutakhirnya ke China, mereka masih bisa menjual lini DUV lama ke sana.

Draf MATCH Act akan menghentikan celah ini, sekaligus memastikan perusahaan sekutu AS menghadapi pembatasan yang sama dengan pesaing di AS.

Bagi ASML, ini adalah bencana komersial. China adalah pasar terbesar mereka pada 2025, menyumbang 33 persen penjualan global.

Akibat rentetan sanksi ini, angka tersebut diproyeksikan anjlok menjadi 20 persen tahun ini. Hingga kini, Kedutaan Besar China di Washington, Hikvision, hingga pihak ASML memilih bungkam menolak memberikan komentar.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
HUAWEI WATCH FIT 5 Series...
HUAWEI WATCH FIT 5 Series Bawa Diabetes Risk Study dan Ultra Sports Tracking
1 dari 9 Orang Indonesia...
1 dari 9 Orang Indonesia Kena Diabetes, Huawei Bawa Solusi di Pergelangan Tangan
Pemerintahan Trump Rilis...
Pemerintahan Trump Rilis Video Asli UFO yang Telah Terverifikasi
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Pamer Kekuatan Nuklir dari Luar Angkasa
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Rekomendasi
Jeda Hidrasi Piala Dunia...
Jeda Hidrasi Piala Dunia 2026: Demi Pemain atau Senjata Rahasia Pelatih?
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Berita Terkini
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved