Ambisi Gila Mark Zuckerberg: Meta Bersiap Pecat 15.000 Karyawan Demi Danai AI Rp2.295 Triliun
Selasa, 31 Maret 2026 - 15:42 WIB
loading...
A
A
A
Meta tidak sendirian. Lanskap 2026 dipenuhi oleh "kiamat pekerja" di mana perusahaan seperti xAI milik Elon Musk, Atlassian, dan Amazon memangkas ribuan posisi hanya di bulan ini.
Pendiri Twitter dan CEO Block, Jack Dorsey, bahkan memecat hampir separuh stafnya dengan dalih "alat kecerdasan buatan" telah menciptakan cara kerja baru.
Tragedi terbesarnya, pengorbanan belasan ribu manusia ini tidak sebanding dengan kualitas produk AI Meta. Model Llama 4 mereka gagal memukau pasar. Parahnya lagi, peluncuran model andalan terbaru bersandi Avocado terpaksa ditunda karena performanya masih kalah telak dibandingkan pesaing seperti Google, OpenAI, dan Anthropic.
Juru bicara Meta, Dave Arnold, hanya bisa berjanji normatif bahwa model berikutnya akan "menunjukkan lintasan cepat," dan mereka akan "mendorong batas selama tahun ini" agar publik bisa segera melihat apa yang sedang mereka racik.
Di balik layar, kepemimpinan Zuckerberg juga goyah. Kepala AI Meta, Alexandr Wang, dilaporkan merasa tercekik oleh gaya manajemen mikro sang CEO. Meskipun Zuckerberg mencoba menepis isu keretakan ini lewat unggahan swafoto mereka yang tersenyum canggung minggu lalu, pasar tahu persis: ada keputusasaan yang sedang ditutupi di balik senyum tersebut.
Pendiri Twitter dan CEO Block, Jack Dorsey, bahkan memecat hampir separuh stafnya dengan dalih "alat kecerdasan buatan" telah menciptakan cara kerja baru.
Tragedi terbesarnya, pengorbanan belasan ribu manusia ini tidak sebanding dengan kualitas produk AI Meta. Model Llama 4 mereka gagal memukau pasar. Parahnya lagi, peluncuran model andalan terbaru bersandi Avocado terpaksa ditunda karena performanya masih kalah telak dibandingkan pesaing seperti Google, OpenAI, dan Anthropic.
Juru bicara Meta, Dave Arnold, hanya bisa berjanji normatif bahwa model berikutnya akan "menunjukkan lintasan cepat," dan mereka akan "mendorong batas selama tahun ini" agar publik bisa segera melihat apa yang sedang mereka racik.
Di balik layar, kepemimpinan Zuckerberg juga goyah. Kepala AI Meta, Alexandr Wang, dilaporkan merasa tercekik oleh gaya manajemen mikro sang CEO. Meskipun Zuckerberg mencoba menepis isu keretakan ini lewat unggahan swafoto mereka yang tersenyum canggung minggu lalu, pasar tahu persis: ada keputusasaan yang sedang ditutupi di balik senyum tersebut.
(dan)
Lihat Juga :