Bukan Solusi, AI Disebut Bencana! Sanders: Musk dan Ellison Hanya Ingin Perkaya Diri Sendiri
Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
"Para oligarki menginginkan segalanya. (Itu) Tidak akan terjadi. Berdirilah dan LAWAN BALIK," seru Sanders menanggapi laporan Bezos tersebut.
Sanders juga menyoroti peringatan dari Elon Musk yang menyatakan bahwa AI dan robot pada akhirnya berpotensi menggantikan seluruh pekerjaan manusia.
Di sisi lain, ia juga mengecam visi bos Oracle, Larry Ellison, yang mendambakan sistem pengawasan AI yang bekerja konstan setiap saat, sebuah konsep yang dinilai Sanders sangat merusak privasi.
Kepanikan Sanders tidak berhenti pada retorika politik. Berdasarkan laporan staf minoritas Komite HELP Senat yang dirilis Oktober 2025 lalu, ia telah merancang agenda perlawanan yang konkret.
Sanders menuntut penerapan sistem 32 jam kerja per minggu tanpa adanya pemotongan gaji, pelarangan keras terhadap aksi pembelian kembali saham perusahaan (stock buybacks), dan mendesak agar seluruh keuntungan finansial yang dihasilkan dari efisiensi AI harus mengalir ke kantong pekerja, bukan para eksekutif dan pemegang saham.
Lebih jauh, ia bahkan menyerukan moratorium atau penghentian sementara pembangunan pusat data (data center) AI baru yang dinilainya menyedot sumber daya publik secara semena-mena.
Sanders juga menyoroti peringatan dari Elon Musk yang menyatakan bahwa AI dan robot pada akhirnya berpotensi menggantikan seluruh pekerjaan manusia.
Di sisi lain, ia juga mengecam visi bos Oracle, Larry Ellison, yang mendambakan sistem pengawasan AI yang bekerja konstan setiap saat, sebuah konsep yang dinilai Sanders sangat merusak privasi.
Kepanikan Sanders tidak berhenti pada retorika politik. Berdasarkan laporan staf minoritas Komite HELP Senat yang dirilis Oktober 2025 lalu, ia telah merancang agenda perlawanan yang konkret.
Sanders menuntut penerapan sistem 32 jam kerja per minggu tanpa adanya pemotongan gaji, pelarangan keras terhadap aksi pembelian kembali saham perusahaan (stock buybacks), dan mendesak agar seluruh keuntungan finansial yang dihasilkan dari efisiensi AI harus mengalir ke kantong pekerja, bukan para eksekutif dan pemegang saham.
Lebih jauh, ia bahkan menyerukan moratorium atau penghentian sementara pembangunan pusat data (data center) AI baru yang dinilainya menyedot sumber daya publik secara semena-mena.
Lihat Juga :