Pasar Game Hancur Lebur! Epic Games PHK 1.000 Orang, Pemain Fortnite Kabur

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:16 WIB
loading...
Pasar Game Hancur Lebur!...
Ditinggal pemain Fortnite, ratusan triliun Epic Games menguap, 1.000 karyawan jadi korban. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Masa keemasan gim battle royale fenomenal Fortnite tampaknya mulai meredup, memaksa raksasa pengembang Epic Games mengambil langkah drastis dengan memecat 1.000 karyawannya belum lama ini akibat penurunan tajam jumlah pemain aktif.

Menyusutnya antusiasme gamers yang telah terdeteksi sejak tahun 2025 kini menjadi pukulan telak bagi neraca keuangan perusahaan.

Melalui memo internal yang dibagikan kepada staf, CEO Epic Games, Tim Sweeney, secara terbuka mengakui kegagalan perusahaannya mempertahankan pesona gim andalan mereka di tengah pasar yang semakin sengit.

“Kami mengalami tantangan dalam menghadirkan keajaiban Fortnite yang konsisten di setiap musimnya," ungkap Sweeney dalam memonya.

Lebih lanjut, ia menjabarkan realitas pahit yang harus dihadapi perusahaan. "Hari ini kami memberhentikan lebih dari 1.000 karyawan Epic. Saya minta maaf kita berada di titik ini lagi. Penurunan keterlibatan Fortnite yang dimulai pada 2025 berarti kami menghabiskan jauh lebih banyak daripada yang kami hasilkan, dan kami harus melakukan pemotongan besar untuk menjaga perusahaan tetap didanai."

Manuver efisiensi ini dirancang untuk menyelamatkan kas perusahaan hingga Rp8,5 triliun (setara dengan USD500 juta) yang berasal dari penekanan biaya kontrak, pemangkasan anggaran pemasaran, serta pembekuan posisi kosong.

Kondisi ini, menurut Sweeney, merupakan imbas dari "kondisi pasar yang paling ekstrem" semenjak perusahaan tersebut pertama kali didirikan pada tahun 1991.

Ia juga secara tegas menampik rumor yang beredar dengan menyatakan bahwa pemecatan ini sama sekali tidak berkaitan dengan implementasi Kecerdasan Buatan (AI).

Tragedi ini tercatat sebagai pemangkasan besar kedua di tubuh Epic Games dalam tiga tahun terakhir. Sebelumnya, pada September 2023, perusahaan juga telah mem-PHK sekitar 830 pekerjanya, yang mewakili sekitar 16% dari total tenaga kerja saat itu.

Dari kacamata industri, analisis pasar menunjukkan bahwa krisis ini bukan murni kesalahan Epic Games semata.

Pasar Game Hancur Lebur! Epic Games PHK 1.000 Orang, Pemain Fortnite Kabur

Sektor video gim global tengah dihantam perlambatan ekonomi yang membuat konsumen lebih memilih menahan uangnya dan bertahan pada gim-gim lawas. Model live services games seperti Fortnite—yang menuntut pasokan konten segar secara terus-menerus untuk menjaga retensi pemain—kini mulai menunjukkan keretakan struktural.

Sebagai perbandingan, pada bulan September lalu, Electronic Arts (EA) juga merumahkan ratusan pekerjanya dan membatalkan proyek gim Titanfall yang tengah dikembangkan di unit Respawn Entertainment.

Divisi gaming milik raksasa Amazon juga tak luput dari badai pemangkasan pekerjaan pada akhir tahun lalu.

Sweeney menyoroti faktor makro ini dengan tajam. "Beberapa tantangan yang kami hadapi adalah tantangan di seluruh industri: pertumbuhan yang lebih lambat, pengeluaran yang lebih lemah, dan ekonomi biaya yang lebih ketat; konsol saat ini terjual lebih sedikit daripada generasi sebelumnya; dan gim bersaing untuk mendapatkan waktu melawan bentuk hiburan lain yang semakin menarik," paparnya.

Di sisi lain, tantangan internal juga membayangi Epic Games, termasuk fase awal kembalinya Fortnite ke perangkat mobile demi menjangkau miliaran ponsel pintar, serta efek domino dari "peluru" yang mereka terima saat melawan Apple sebagai pelopor industri.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pekerja Epic Games yang terkena dampak PHK dipastikan akan menerima setidaknya empat bulan gaji pokok sebagai pesangon, serta perpanjangan perlindungan asuransi kesehatan yang sepenuhnya ditanggung oleh pihak perusahaan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari 44 Juta Jadi 1...
Dari 44 Juta Jadi 1 Juta Pemain: Runtuhnya Kerajaan Fortnite Picu Gelombang PHK Epic Games
Tutup Studio The Initiative,...
Tutup Studio The Initiative, Microsoft Batal Hadirkan Game Xbox
Bos Epic Games Sebut...
Bos Epic Games Sebut Apple dan Google Lakukan Monopoli dan Berbisnis ala Mafia
Menjelajahi Dunia Virtual:...
Menjelajahi Dunia Virtual: Game-Game Serupa Roblox yang Wajib Dicoba
Sejarah Game Monopoli,...
Sejarah Game Monopoli, Bentuk Kritik terhadap Orang Kaya
Baru Rilis, Game Black...
Baru Rilis, Game Black Myth: Wukong Pecahkan Rekor Dunia
Ariana Grande Gelar...
Ariana Grande Gelar Konser Virtual Bertajuk Rift Tour di Game Fortnite
Tokoh Anime Naruto Dikabarkan...
Tokoh Anime Naruto Dikabarkan Bakal Muncul dalam Game Fortnite
Universitas Al-Azhar...
Universitas Al-Azhar ‘Haramkan’ Video Game Berisi Penghancuran Kabah
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
3 Pemain Termahal Timnas...
3 Pemain Termahal Timnas Indonesia vs Taiwan di Asian Games 2022
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved