Pasar Game Hancur Lebur! Epic Games PHK 1.000 Orang, Pemain Fortnite Kabur
Kamis, 26 Maret 2026 - 21:16 WIB
loading...
A
A
A
Kondisi ini, menurut Sweeney, merupakan imbas dari "kondisi pasar yang paling ekstrem" semenjak perusahaan tersebut pertama kali didirikan pada tahun 1991.
Ia juga secara tegas menampik rumor yang beredar dengan menyatakan bahwa pemecatan ini sama sekali tidak berkaitan dengan implementasi Kecerdasan Buatan (AI).
Tragedi ini tercatat sebagai pemangkasan besar kedua di tubuh Epic Games dalam tiga tahun terakhir. Sebelumnya, pada September 2023, perusahaan juga telah mem-PHK sekitar 830 pekerjanya, yang mewakili sekitar 16% dari total tenaga kerja saat itu.
Dari kacamata industri, analisis pasar menunjukkan bahwa krisis ini bukan murni kesalahan Epic Games semata.
![Pasar Game Hancur Lebur! Epic Games PHK 1.000 Orang, Pemain Fortnite Kabur]()
Sektor video gim global tengah dihantam perlambatan ekonomi yang membuat konsumen lebih memilih menahan uangnya dan bertahan pada gim-gim lawas. Model live services games seperti Fortnite—yang menuntut pasokan konten segar secara terus-menerus untuk menjaga retensi pemain—kini mulai menunjukkan keretakan struktural.
Sebagai perbandingan, pada bulan September lalu, Electronic Arts (EA) juga merumahkan ratusan pekerjanya dan membatalkan proyek gim Titanfall yang tengah dikembangkan di unit Respawn Entertainment.
Ia juga secara tegas menampik rumor yang beredar dengan menyatakan bahwa pemecatan ini sama sekali tidak berkaitan dengan implementasi Kecerdasan Buatan (AI).
Tragedi ini tercatat sebagai pemangkasan besar kedua di tubuh Epic Games dalam tiga tahun terakhir. Sebelumnya, pada September 2023, perusahaan juga telah mem-PHK sekitar 830 pekerjanya, yang mewakili sekitar 16% dari total tenaga kerja saat itu.
Dari kacamata industri, analisis pasar menunjukkan bahwa krisis ini bukan murni kesalahan Epic Games semata.

Sektor video gim global tengah dihantam perlambatan ekonomi yang membuat konsumen lebih memilih menahan uangnya dan bertahan pada gim-gim lawas. Model live services games seperti Fortnite—yang menuntut pasokan konten segar secara terus-menerus untuk menjaga retensi pemain—kini mulai menunjukkan keretakan struktural.
Sebagai perbandingan, pada bulan September lalu, Electronic Arts (EA) juga merumahkan ratusan pekerjanya dan membatalkan proyek gim Titanfall yang tengah dikembangkan di unit Respawn Entertainment.
Lihat Juga :