Apa Keistimewaan Rudal Balistik Jarak Menengah Kheibar Shekan Iran?

Jum'at, 20 Maret 2026 - 10:16 WIB
loading...
A A A
Menurut informasi yang dipublikasikan, rudal Kheibar memiliki jangkauan sekitar 2.000 km dan kecepatan maksimum melebihi Mach 8 (9.800 km/jam).

Kheibar Shekan berarti "Pemecah Khaybar," dinamai berdasarkan Pertempuran Khaybar yang bersejarah antara umat Muslim awal dan komunitas Yahudi di wilayah yang sekarang menjadi Arab Saudi pada tahun 628.

Kheibar Shekan adalah rudal balistik jarak menengah berbahan bakar padat dengan jangkauan 1.450 km, yang memiliki platform peluncuran bergerak yang dapat disamarkan sebagai kendaraan transportasi sipil. Senjata ini, dengan panjang 11,4 m, termasuk dalam generasi ketiga rudal berbahan bakar padat dan diperkenalkan pada tahun 2022.


Ini dianggap sebagai salah satu kemajuan teknologi paling penting dalam program rudal Iran, yang terkenal karena akurasinya yang tinggi berkat sistem panduan satelitnya, serta hulu ledaknya yang dapat bermanuver.

Menurut media Iran, rudal balistik ini dilengkapi dengan hulu ledak berdaya ledak tinggi dengan berat sekitar 550 kg.

Analisis teknis menunjukkan bahwa, saat memasuki kembali atmosfer, kecepatan Kheibar Shekan diyakini tetap berada pada Mach 8 (9.800 km/jam) hingga Mach 10 (12.250 km/jam) sebelum menurun menjadi Mach 2 (2.450 km/jam) hingga Mach 3 (3.700 km/jam) pada fase akhir tepat sebelum benturan.

Menurut kantor berita Mehr, rudal ini dirancang olehpara ilmuwandari Angkatan Udara IRGC. Pada tahun 2022, rudal ini diperkenalkan oleh Jenderal Mohammad Bagheri - Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran (yang meninggal pada tahun 2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Rekomendasi
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Drama di Akhir Laga,...
Drama di Akhir Laga, Ghana Tekuk Panama 1-0
Berita Terkini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved