Mengapa Pulau Kharg adalah Jantung Energi Iran? Ini Fakta Ilmiahnya
Selasa, 17 Maret 2026 - 18:03 WIB
loading...
Pulau Kharg adalah Jantung Energi Iran. Foto/Live Science
A
A
A
LONDON - Pulau Kharg, sebuah pulau kecil sekitar 24 km dari pantai Iran, mungkin tampak tidak signifikan, tetapi merupakan tulang punggung industri ekspor minyak Iran, menjadikannya salah satu aset geopolitik paling sensitif di Timur Tengah.
Serangan besar-besaran AS di pulau itu pekan lalu mengingatkan dunia betapa pentingnya lokasi tersebut dalam krisis regional yang sedang berlangsung.
Arab Saudi membantah tuduhan memicu konflik berkepanjangan dengan Iran
Presiden AS Donald Trump mengklaim militer AS telah melancarkan salah satu serangan paling dahsyat "dalam sejarah Timur Tengah" di Pulau Kharg, mengatakan semua target militer di pulau itu telah "hancur total".
Menurut informasi dari CENTCOM, serangan presisi tinggi tersebut menghantam lebih dari 90 target militer, termasuk fasilitas penyimpanan rudal dan ranjau, tetapi tidak mengenai infrastruktur minyak, yang dilaporkan masih utuh.
Trump memperingatkan bahwa keputusan untuk tidak menargetkan fasilitas minyak Pulau Kharg dapat berubah jika Iran terus mengganggu jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Pulau Kharg menangani sekitar 90 persen ekspor minyak mentah Iran, menjadikannya pusat ekspor utama negara tersebut.
Minyak dari ladang di daratan Iran dialirkan ke pulau tersebut melalui jaringan pipa bawah laut, sebelum dimuat ke kapal tanker yang sebagian besar menuju pasar Asia.
Infrastruktur di Kharg meliputi:
Terminal pemuatan minyak dengan kapasitas sekitar 7 juta barel per hari
Tangki penyimpanan skala besar
Beberapa dermaga pemuatan kapal
Kerusakan serius pada fasilitas ini dapat melumpuhkan ekonomi Iran selama bertahun-tahun, karena tidak ada negara pengekspor minyak utama lain yang sangat bergantung pada satu terminal ekspor seperti Iran.
Serangan besar-besaran AS di pulau itu pekan lalu mengingatkan dunia betapa pentingnya lokasi tersebut dalam krisis regional yang sedang berlangsung.
Arab Saudi membantah tuduhan memicu konflik berkepanjangan dengan Iran
Presiden AS Donald Trump mengklaim militer AS telah melancarkan salah satu serangan paling dahsyat "dalam sejarah Timur Tengah" di Pulau Kharg, mengatakan semua target militer di pulau itu telah "hancur total".
Menurut informasi dari CENTCOM, serangan presisi tinggi tersebut menghantam lebih dari 90 target militer, termasuk fasilitas penyimpanan rudal dan ranjau, tetapi tidak mengenai infrastruktur minyak, yang dilaporkan masih utuh.
Trump memperingatkan bahwa keputusan untuk tidak menargetkan fasilitas minyak Pulau Kharg dapat berubah jika Iran terus mengganggu jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Pulau Kharg menangani sekitar 90 persen ekspor minyak mentah Iran, menjadikannya pusat ekspor utama negara tersebut.
Minyak dari ladang di daratan Iran dialirkan ke pulau tersebut melalui jaringan pipa bawah laut, sebelum dimuat ke kapal tanker yang sebagian besar menuju pasar Asia.
Infrastruktur di Kharg meliputi:
Terminal pemuatan minyak dengan kapasitas sekitar 7 juta barel per hari
Tangki penyimpanan skala besar
Beberapa dermaga pemuatan kapal
Kerusakan serius pada fasilitas ini dapat melumpuhkan ekonomi Iran selama bertahun-tahun, karena tidak ada negara pengekspor minyak utama lain yang sangat bergantung pada satu terminal ekspor seperti Iran.
Lihat Juga :