Takut Tak Bisa Diselamatkan dari Iran, AS Bawa Kabur Benda Ini ke Luar Angkasa

Senin, 16 Maret 2026 - 20:52 WIB
loading...
A A A
Sejalan dengan eksplorasi ruang angkasa, dasar laut juga muncul sebagai jalan yang menjanjikan. Air laut menyediakan sumber pendinginan yang besar, gratis, dan stabil. Sementara 40% listrik di pusat data tradisional digunakan untuk pendinginan, fasilitas bawah laut hampir tidak memerlukan biaya tersebut.

Selain itu, hampir 50% populasi dunia tinggal dalam radius 200 km dari pantai, sehingga menempatkan data di dasar laut membantu meminimalkan latensi.

Pada November 2023, perusahaan Hylanxin dari Tiongkok memulai pembangunan pusat data bawah laut komersial pertama di dunia di perairan lepas Lingshui, Provinsi Hainan.

Fasilitas ini dijadwalkan akan mulai beroperasi secara resmi pada Maret 2025. Setelah semua 100 modul selesai, proyek ini diharapkan dapat menghemat 122 juta kWh listrik, 68.000 meter persegi lahan, dan 105.000 ton air tawar setiap tahunnya dibandingkan dengan pusat data tradisional dengan ukuran yang sama.

Pada bulan Februari tahun ini, Pusat Data Bawah Tanah Shanghai Lingang mulai beroperasi, menjadi proyek percontohan pertama di dunia yang terhubung langsung dengan tenaga angin lepas pantai.

Proyek ini menghemat 22,8% listrik, 100% air, dan lebih dari 90% lahan, dengan Rasio Efisiensi Daya (PUE) yang stabil sebesar 1,15.

Tantangan teknis untuk pusat data bawah air adalah tekanan tinggi dan lingkungan yang sangat korosif. Perusahaan seperti Zhongtian Technology dan Hengtong Optic-Electric telah meluncurkan enclosure tahan tekanan baru, yang dapat digunakan pada kedalaman 50 meter dengan ketahanan korosi hingga 25 tahun.

Invt dan Sungrow telah menyediakan sistem UPS khusus untuk kapal selam dengan tingkat kegagalan hanya 0,02 kali per tahun dan efisiensi konversi melebihi 98%.

Pergeseran infrastruktur komputasi ke luar angkasa dan dasar laut bukan hanya masalah teknis.

Hal ini membentuk kembali lanskap teknologi global, karena pusat-pusat teknologi memainkan peran yang semakin penting dalam kehidupan dan menjadi sasaran empuk dalam konflik.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Rekomendasi
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Drama di Akhir Laga,...
Drama di Akhir Laga, Ghana Tekuk Panama 1-0
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Berita Terkini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved